Ismaya Teriak 'Merdeka' saat Masuk Kantor Kejari

Pelimpahan dilakukan oleh penyidik Polresta Denpasar ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Denpasar

Ismaya Teriak 'Merdeka' saat Masuk Kantor Kejari
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Ketut Putra Ismaya usai diserahkan Penyidik Polresta Denpasar ke Kejari Denpasar, Selasa (16/10/2018). Ismaya keluar kantor kejari dengan pakaian putih, celana hitam dan mengenakan kacamata mata.  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Selasa (16/10/2018), langsung menahan calon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI, Ketut Putra Ismaya Jaya (40) setelah menerima pelimpahan tahap II (tersangka dan barang bukti), terkait kasus dugaan kekerasan terhadap anggota Satpol PP Provinsi Bali.

Pelimpahan dilakukan oleh penyidik Polresta Denpasar ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Denpasar. 

Sekitar pukul 11.00 WITA, Ismaya tiba di kantor Kejari Denpasar dengan mengenakan pakaian berwarna oranye dan dikawal ketat oleh petugas kepolisian. 

Beberapa langkah memasuki pintu kantor Kejari Denpasar terdengar suara teriakan dari Ismaya. 

"Merdeka," ujar Ismaya dengan jelas dan tegas. 

Ismaya kemudian digiring petugas ke dalam ruangan untuk selanjutnya dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap II).

Di sekitar lokasi, polisi tampak berjaga-jaga.

Mereka berpakaian lengkap dan senjata api yang terpasang di dada. 

"Ya, benar, tersangka Ismaya dan barang bukti telah kami terima dari Polresta Denpasar. Selain Ismaya, kami juga menerima pelimpahan dua anggota ormas I Ketut Sutama (59) dan IGN Edrajaya (28) terkait kasus yang sama," kata Kepala Seksi Intel dan Humas Kejari Denpasar, Agus Sastrawan, di kantor Kejari Denpasar, kemarin.

Agus mengatakan, jaksa yang ditunjuk untuk menyidangkan tersangka Ismaya yang merupakan tokoh ormas di Bali bersama dua anak buahnya (I Ketut Sutama dan I.G.N Edrajaya) adalah Made Lovi Pusnawan SH, Bella P. Atmaja SH, Kadek Wahyudi Ardika SH, dan Yuli Peladiyani SH.

Halaman
123
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved