Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Colek Pamor Kini Merambah Tabanan, Guratan Kapur Ada di Palinggih Hingga Merajan

Sontak, fenomena ini pun menjadi perbincangan warga Tabanan khususnya warga Desa Kukuh, Marga.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali / I Made Prasetia Aryawan
Istri Komang Gede Renteg, Ni Ketut Mayastini saat menunjukan goresan putih yang ada di sebuah palinggih di merajannya di Banjar Munggal, Desa Kukuh, Marga, Tabanan, Bali, Kamis (8/11/2018). 

Palinggih yang ia bangun di halaman rumahnya juga terdapat coretan pamor di bagian depan.

Ukuran coretannya kecil, sekitar lima sentimeter namun lumayan  tebal dan terlihat jelas dari  kejauhan.

"Kemarin saya sembahyang nggak lihat ada coretan pamor di palinggih. Tadi pagi (kemarin) baru lihat. Kemungkinan kejadiannya setelah diguyur hujan deras," kata Kondiri.

Kondri menjelaskan, colek pamor terjadi di sebagian rumah warga di Desa Subagan.

Bentuknya pun sama. Kemunculan secara mendadak membuat warga Desa Subagan bertanya-tanya.

Siapa yang melakukan dan kapan dilakukan.

"Coretan pamor ini cuma terjadi di palinggih yang terbuat dari batu. Kalau palinggih  terbuat dari kayu tidak ada. Semua masyarakat heran dengn fenomena ini. Sebelumnya juga pernah terjadi di sini," kata Kondri.

Bandesa Adat Subagan, Gede Karang belum berani memastikan. Meski warga ramai mengatakan palinggih mereka ada guratan putih colek pamor, namun hal itu tak terjadi palinggih merajannya.

"Memang ramai yang membicarakan di pasar. Tapi palinggih saya tidak ada coretan, bersih," kata dia.

Selain itu, colek pamor juga muncul di Desa Besakih hingga rumah dinas Camat Rendang.

Sementara di media sosial, pemilik akun Facebook bernama I Ketut Wijaya Mantra mengunggah sejumlah video rekaman CCTV.

Dalam rekaman tersebut, pemilik akun mengatakan melihat sekelebat bayangan samar terduga pelaku colek pamor. Namun pemilik akun lebih percaya hal tersebut adalah proses niskala. 

Sampunan Maboya

Sementara itu, fenomena colek pamor masih menggemparkan warga Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.

Torehan putih itu  masih tergurat di sembilan palinggih merajan warga.  Kemarin pagi, giliran Kelian Adat Desa Pejarakan, Putu Suastika yang dibuat terkejut. Guratan itu muncul di palinggih lebuh miliknya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved