Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Persembahkan Peed dan Rejang Renteng, Upacara Peringatan Hari Puputan Margarana

Puluhan veteran, pejabat, dan masyarakat mengikuti upacara peringatan Hari Puputan Margarana

Tayang:
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
MENGENANG PAHLAWAN - Peringatan Hari Puputan Margarana di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Banjar Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Selasa (20/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Puluhan veteran, pejabat, dan masyarakat mengikuti upacara peringatan Hari Puputan Margarana di Lapangan Taman Pujaan Bangsa Margarana, Banjar Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, Selasa (20/11/2018).

Hari Peringatan Puputan Margarana dilaksanakan dengan dua upacara yakni nasional dan agama.

Upacara nasional digelar dengan upacara bendera dan tabur bunga.

Sedangkan upacara agama digelar tradisi mapeed dan persembahan tari rejang renteng.

Sejumlah keluarga dari para pahlawan juga melakukan tradisi mamunjung dengan tujuan untuk mendoakan sang pejuang mendapat tempat yang terbaik.

Berdasarkan pantauan, sejumlah keluarga pejuang tampak membalut batu nisan pejuang dengan kain berbeda-beda.

Banten punjung dirangkai dengan persembahyangan kemudian ngalungsur banten dengan makan bersama keluarga.

Satu keluarga pejuang, Nengah Mustika mengatakan, rutin menggelar tradisi memunjung ini ke Margarana setiap tahunnya.

Ia datang bersama keluarganya dari Banjar Kaja, Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu, Buleleng.

"Tiap tahun kami datang bersama keluarga untuk munjung. Kami mendoakan para pejuang," ujarnya.

Saat mapeed, barisan ibu-ibu PKK Desa Pakraman Kelaci, Desa Adat Kelaci, Marga tampak rapi menjinjing pajengan.

Diiringi gamelan baleganjur kemudian peserta peed memasuki areal monumen nasional.

"Mapeed ini merupakan tradisi yang rutin dilakukan setiap peringatan puputan margarana," ujar Bendesa Adat Kelaci, I Nyoman Suamayasa.

Tradisi ini dilakukan sejak turun-temurun oleh warga Desa Adat Kelaci.

Setiap KK yang ada di Desa Pakraman dilibatkan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved