Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United

Sorotan Rene Alberts Soal Main Mata dan Integritas Coach Widodo Melawan Mafia

Sebelum dipecat oleh Bali United, Widodo Cahyono Putro pernah mengungkapkan soal integritas melawan mafia bola.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Rizki Laelani
kolase tribunnews/tribuntimur
Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro dan Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert. Tiba-tiba saja, Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert, meminta kepada Bali United untuk tidak bermain mata saat menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-33 Liga 1 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (2/12/2018). 

Masyarakat Bali dan fans setia Bali United tentu bertanya mengapa pelatih Widodo Cahyono Putro langsung dipecat manajemen Bali United setelah tiga kali kekalahan beruntun di Liga I Indonesia 2018?

Padahal WCP sapaan akrab eks timnas Indonesia ini, telah mempersembahkan gelar juara kedua di Liga I Indonesia 2017, dan membawa Bali United tampil di kualifikasi Liga Champion Asia dan Piala AFC tahun lalu.

Semua keputusan yang disampaikan Manajemen Bali United per hari ini Kamis (29/1/2018), setelah melalui kesepakatan bersama pihak WCP dan Manajemen Bali United.

Semuanya tertuang dalam kontrak kerja yang ditanda tangan bersama. Sehingga kedua pihak pun sepakat berpisah.

"Kami masing masing sepakat untuk mengakhiri (kerjasama), Mengacu kepada regulasi (klausal kontrak tiga kali kalah beruntun) tadi," kata WCP kepada Tribun Bali, Kamis (29/11/2018).

Tiga kekalahan beruntun yang dialami Bali United yakni kalah dari Persipura Jayapura 1-0, Persebaya Surabaya 2-5, dan PSM Makassar 4-0.

Bali United masih menyisakan dua laga lagi di sisi kompetisi 2018.

Lawan Persija Jakarta di Stadion Dipta Gianyar, Minggu (2/12/2018) dan away ke markas Bhayangkara FC 9 Desember mendatang. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved