Bali United
Sorotan Rene Alberts Soal Main Mata dan Integritas Coach Widodo Melawan Mafia
Sebelum dipecat oleh Bali United, Widodo Cahyono Putro pernah mengungkapkan soal integritas melawan mafia bola.
Penulis: Marianus Seran | Editor: Rizki Laelani
"Kalah tanggung jawab saya ke owner. Tapi, saya juga tidak mau kalau kalah, saat pemain tidak kerja keras," tegas WCP.
Dia mengatakan, akan bertanggung jawab penuh jika pemain telah berjuang puputan meski hasil kurang maksimal.
"Tapi kalau pemain sudah kerja, mati-matian, hasil kurang maksimal ya saya tanggung jawab.Tapi, kalau pemain ogah-ogahan, diganti tak mau. Main hanya untuk dia sendiri, ya saya tidak mau," ujarnya.
Sebelum dipecat oleh Bali United, Widodo Cahyono Putro pernah mengungkapkan soal integritas melawan mafia bola.
Hal itu diungkapkan disela konfrensi pers jelang Laga PSM Makassar vs Bali United beberapa waktu lalu.
Saat ditanya soal kabar pengaturan skor jelang akhir Liga 1 2018
Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, menepis semua isu tersebut.
Bahkan secara tegas, ia mengatakan kalau dirinya tidak akan pernah mau diajak untuk bermain ‘mata’.
"Saya mempertaruhkan karier saya selama 20 tahun bermain sepakbola.
Saya menjadi pemain, saya hanya mendapat kartu kuning sekali,” ujarnya sehari sebelum menghadapi PSM, Sabtu (24/11/2018) lalu.
“Hingga saat ini menjadi pelatih. Saya tipe orang yang tidak mau diajak begini dan begitu ('main mata' atau menodai fair play)," ujarnya.
Baca: Jadwal Pekan ke-33 Liga 1 2018, Live Streaming Laga Hari Minggu dan Senin Bisa Jadi Penentu Juara
Baca: Ternyata Bukan Dipecat atau Mengundurkan Diri, Ini Penyebab Coach Widodo Tak Lagi di Bali United
Baca: 8 Besar Liga 1 U-16, Pelatih Bali United Beberkan Kekuatan PS Tira, PSMS Medan, dan Persib Bandung
Baca: Mimpi Juara Baru Tanpa Intrik
Widodo juga mengungkapkan siap mundur jika terbukti 'menjual' pertandingan
"Saya siap mundur dari jabatan pelatih Bali United jika memang terindikasi melakukan hal seperti itu. Jelek buruknya tidak boleh hal itu terjadi," ia menambahkan.
Demi kecintaan terhadap dunia sepak bola, Widodo mengaku sudah mengambil lisensi lagi, serta kursus instruktur buat meningkatkan pengembangan sepak bola Indonesia.
"Kalau memang saya mau (main mata), buat apa kejar lisensi jika hanya ingin dikotori hal seperti itu (pengaturan skor)," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ada-apa-pelatih-psm-minta-bali-united-jangan-main-mata-coach-widodo-beri-jawaban.jpg)