Mahasiswa UT Jembrana Tetap Bisa Ikut Seleksi Beasiswa, Tidak Ada Program Kelas Jauh dan Ekstensi
Direktur UT Denpasar, B. Esti Pramuki mengatakan pihaknya tetap menjamin anak didiknya di Jembrana bisa mengikuti seleksi penerimaan beasiswa
Penulis: eurazmy | Editor: Irma Budiarti
Hal inilah yang selama ini masih banyak terjadi salah kaprah pada pandangan masyarakat dalam memandang sistem pembelajaran di UT.
Ia menegaskan bahwa tingkat kepercayaan publik pada sistem PJJ UT makin meninggi.
Hal ini seperti dikatakan Menristekdikti, M. Nasir yang meminta PTN dan PTS lain bisa menerapkan dan belajar pada UT tentang konsep open learning atau sistem pendidikan jarak jauh dengan pembelajaran daring.
Terlebih di era revolusi industri 4.0 dimana teknologi sudah mengakar di berbagai bidang.
"Bahkan, sekarang banyak universitas negeri/swasta lain diminta bahkan diberikan kelonggaran untuk menyelenggarakan sistem ini. Teknologi dewasa ini sangat penting sebagai sarana pendukung kemajuan bangsa. Tentu sumber daya unggul bisa lahir dari sini," katanya.
Lebih lanjut, ia berharap pemerintah Kabupaten Jembrana bisa mengevaluasi kembali atas pernyataan yang mencantumkan UT sebagai contoh sistem kelas jauh maupun ekstensi.
"Kita tekankan sekali lagi, UT itu bukan kelas jauh, tapi sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh. Jika ada anggapan bahwa kami buka kelas di tiap daerah itu tidak benar. Di daerah itu istilahnya kelompok belajar, bukan kelas," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/menristekdikti-prof-h-moh-nasir-ph-d-bersama-rektor-ut-prof-ojat-darojat-m-bus.jpg)