BPJS Kesehatan Klungkung

Ternyata, Ada Program JKN-KIS di Balik Senyum Manis Perempuan Ini

Begitu banyak manfaat yang telah ia rasakan bersama keluarga dengan memanfaatkan kartu JKN-KIS yang ia dan keluarga miliki

Ternyata, Ada Program JKN-KIS di Balik Senyum Manis Perempuan Ini
JKN-KIS
I Gusti Ayu Evayati 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pertama kali ditanya kesan dan pengalamannya mengenai JKN-KIS, Eva panggilan akrab dari wanita yang bernama lengkap I Gusti Ayu Evayati ini dengan nada bahagia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Program JKN-KIS.

Setelah ditanya lebih jauh, ternyata tidaklah mengherankan kalimat pertama tersebut terucap.

Begitu banyak manfaat yang telah ia rasakan bersama keluarga dengan memanfaatkan kartu JKN-KIS yang ia dan keluarga miliki sejak suaminya diangkat sebagai PNS.

Di usianya yang menginjak 35 tahun dirinya sudah dikelilingi 4 malaikat yaitu seorang suami dan 3 anaknya, namun ia masih tetap nampak muda dan energik.

Disinggung tentang hal itu, ia bahkan mengkait-kaitkannya dengan manfaat program JKN-KIS yang telah banyak ia peroleh.

“Ini bukan sebuah rahasia, jadi saya ingin memberitahukan kepada orang banyak tentang rasa bahagia yang senantiasa saya rasakan bersama keluarga, semuanya begitu lengkap dengan kehadiran program JKN-KIS salah satunya, sebab begitu banyak manfaat yang kami sekeluarga rasakan dari program mulia ini, mungkin saya tidak dapat tersenyum seperti ini jika tidak ada program ini,” ungkapnya dengan semangat.

Warga Semarapura Tengah Klungkung ini begitu antusias dengan program JKN-KIS karena dari dirinya yang beberapa kali rawat inap di rumah sakit karena sakit dan melahirkan ketiga buah hatinya.

Suami serta metuanya pun tidak luput dari tanggungan JKN-KIS. Bahkan mertuanya aktif melakukan cuci darah hingga sekarang dengan menggunakan jaminan dari JKN-KIS.

“Keluarga kami sudah merasakan berbagai manfaat yang jika diakumulasikan biayanya sangatlah besar, dari beberapa kali opname karena saya tifus, infeksi saluran kencing, belum lagi anak-anak saya yang panas, suami bahkan mertua yang saat ini masih aktif cuci darah, bahkan kaca mata yang saat ini saya gunakan juga salah satu berkat dari JKN-KIS,” ceritanya.

Ia pun berfikir pastinya sangat banyak masyarakat yang merasakan seperti yang ia rasakan tetapi tidak diketahui banyak orang, pengalamannya selama ini menggunakan JKN-KIS sangatlah simpel, asalkan kewajiban dijalankan maka hak akan secara otomatis didapatkan.

Kewajiban yang ia maksud adalah selalu mengikuti prosedur yang berlaku dalam mengakses pelayanan program JKN-KIS seperti yang ia lakukan selama ini, kemudian bagi peserta mandiri agar rutin membayar iuran setiap bulannya.

Jika kewajiban tersebut terlaksana maka hak berupa jaminan kesehatan akan dinikmati secara nyaman.

Maka bisa dipastikan, akan banyak masyarakat yang merasakan kebahagiaan seperti yang ia rasakan saat ini.

Sangat banyak senyum-senyum peserta JKN-KIS seperti senyum yang ia perlihatkan saat ini.

Untuk itu, tidaklah berlebihan jika ia ingin mengajak setiap peserta JKN-KIS untuk mengungkapkan kebahagiaan sebagai salah satu bentuk syukur dan dukungan kepada program JKN-KIS ini agar tetap menjadi program kebutuhan masyarakat Indonesia. (*)

Editor: Widyartha Suryawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved