Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Nengah Rumiada Hunus Pedang di Leher Gede Budiartama, Istri Kabur Setelah Didorong Nengah Rumiada

Nengah Rumiada Hunus Pedang di Leher Gede Budiartama, Istri Kabur Setelah Didorong Nengah Rumiada

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menunjukkan pelaku Rumiada beserta barang bukti pedang sepanjang 60 sentimeter, Jumat (18/1). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Ada-ada saja ulah yang dilakukan oleh Nengah Rumiada (43).

Pria asal Karangasem ini berutang, namun enggan membayar.

Parahnya, sang penagih utang justru ia ancam dengan menggunakan parang.

Baca: Ternyata Banyak Video Mesum dan Foto Syur Artis untuk Promosi ke Pelanggan Prostitusi Online

Akibatnya, Rumiada pun kini harus merasakan gerahnya tidur di balik jeruji besi.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma saat ditemui Jumat (18/1/2019) mengatakan, kejadian pengancaman dengan senjata tajam ini terjadi pada Rabu kemarin, sekitar pukul 18.00 wita.

Saat itu korban yang diketahui bernama Gede Budiartama (26) mendatangi kediaman pelaku di BTB Lestari F2, Nomor 6, Kelurahan Banyuning, Kecamatan/Kabupaten Buleleng untuk menangih utang.

Baca: Berita Bahagia untuk Ahokers, Ahok Bakal Menikah 15 Februari 2019, Perhatian Veronica Tan Tak Putus

Pelaku disebut-sebut telah menunggak cicilan sebanyak tiga kali dengan nilai total Rp 200 juta, di salah satu bank swasta di Buleleng, tempat korban Budiartama bekerja.

Kedatangan korban ini pun mulanya disambut hangat oleh istri pelaku, Kamawati (42).

Namun rupanya tindakan sang istri membuat pelaku Rumiada naik darah.

Baca: Video Mesum Remaja Mojokerto Berdurasi 1 Menit 21 Detik Viral, Adegan ini Sengaja Direkam

Didorongnya sang istri hingga terjatuh, tepat di depan sang penagih utang.

Mengetahui tindakan ini, korban Budiartama pun kontan menegur pelaku Rumiada.

Rupanya teguran itu berujung petaka.

Baca: Mahasiswi yang Kepergok Ngamar Bareng Dosen: Saya Tak Akan Menangis dan Trauma

Rumiada merasa tersinggung, lalu masuk ke dalam rumah, dan mengambil sebilah parang, untuk selanjutnya diarahkan ke leher korban Budiartama.

Beruntung pelaku tidak menghabisi nyawa korban Budiartama.

Ia justru meminta kepada korban untuk segera mencari istrinya yang kabur akibat dipukuli.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved