Gempa Bumi Palu & Donggala
20 Relawan PMI Bali Kembali Dikirim Maksimalkan Penanganan Pasca Gempa Palu & Donggala
PMI Provinsi Bali yang kembali mengirim 20 relawan membantu memaksimalkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah Palu, Donggala
Penulis: eurazmy | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Proses pemulihan dan penanganan pasca bencana gempa bumi yang melanda wilayah Palu, Donggala, Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 silam belum selesai.
Untuk itu, dukungan dari berbagai pihak terus mengalir.
Salah satunya datang dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali yang kembali mengirim 20 relawan membantu memaksimalkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra mengatakan, pihaknya mengirim tenaga relawan ini untuk kedua kalinya.
Sebelumnya, PMI Provinsi Bali telah mengirim 14 relawan pasca bencana pada Desember 2018 silam.
"Ini mengingat proses pemulihan bencana di sana juga masih belum maksimal, kita juga harus ikut berperan di sana memaksimalkan pemulihan kondisi di wilayah terdampak," ungkapnya usai acara pemberangkatan relawan, Minggu (20/1/2019).
Adapun relawan yang dikirimkan ini terdiri dari berbagai tenaga ahli sesuai spesialisasi dan kompetensi masing-masing, seperti spesialisasi logistik, evakuasi, RFI hingga Psychosocial Support Prgramme (PSP).
Baca: Ini Harapan Yabes Tanuri Pasca-mundurnya Edy Rahmayadi Jadi Ketum PSSI
Baca: Lima Warga Dirawat karena DB, Dinkes Lakukan Upaya Pencegahan, Imbau Masyarakat Waspada
Selain itu, pihaknya juga membuka posko informasi dan bantuan untuk masyarakat terdampak.
"Terpenting dari laporan situasi terakhir di sana yang paling dibutuhkan adalah pemulihan secara psikologi sosial atau PSP soal pemulihan mental warga pasca bencana. Selain itu, logistik dan rehabilitasi juga terus lanjut," jelasnya.
Dalam pemberangkatan ini, PMI Provinsi Bali sekaligus menyerahkan bantuan senilai 25.000 US Dollar atau Rp 359.928.000 dari TIDES Foundation.
Selain itu, juga menyerahkan dana sebesar Rp 453.462.788 yang merupakan donasi dari masyarakat Bali untuk masyarakat terdampak.
Dari dukungan tersebut, beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan dalam program ini diantaranya Pelayanan Kesehatan, Pelayanan PSP, Promosi Kebersihan dan Kesehatan, serta penyerahan bantuan berupa 500 paket school kit dan 200 paket baby kit.
Adapun, lanjut Alit, keduapuluh relawan ini akan ditempatkan di wilayah terdampak selama 10 hari dari tanggal 21 hingga 30 Januari 2019.
Diharapkan tim yang bertugas dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dengan tetap menjaga koordinasi dan komunikasi, baik dengan internal PMI maupun organisasi/lembaga para pelaku operasi yang ada di lapangan.
Baca: Model Cantik ini Ngaku Dilecehkan Mantan Pacar Selama Dua Tahun, Lihat Kondisi Tubuhnya
Baca: Manajer Persib Tak Setuju Joko Driyono Jadi Ketua Umum PSSI? Ini Penjelasnnya
"Sehingga pelayanan kesehatan dan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak di Sulawesi Tengah bisa berjalan maksimal," imbaunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketua-pengurus-pmi-provinsi-bali-i-gusti-bagus-alit-putra-menyerahkan-peralatan-logistik-pmi.jpg)