Kepergok Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Ibu Muda di Buleleng, Dukun Cabul Ini Dikepung Warga

Warga Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Buleleng digemparkan oleh kabar pelecehan seksual, Sabtu (19/1).

Kepergok Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Ibu Muda di Buleleng, Dukun Cabul Ini Dikepung Warga
dok Polres Buleleng
GS (jaket hitam kuning-mohon di blur) saat diamankan warga di salah satu Balai Banjar Desa Selat, Senin (21/1/2019) malam. Saat ini GS telah diamankan di Mapolres Buleleng. 

"Korban ini lugu, sempat disuruh tengkurap, terlentang, berdiri mau saja, hingga akhirnya GS memijat bagian selangkangan, sampai jarinya katanya masuk ke dalam kemaluan korban."

"Saat itu lah korban tidak terima dan berontak. Di rumah itu hanya ada korban dan mertuanya,” kata Penjabat Perbekel Desa Selat, Wayan Semadi, Selasa (22/1).

Baca: Dengar Jerit Tangis Suara, Pria di Buleleng Kaget Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Kresek Hitam

Atas tindakan tak senonoh itu, korban melaporkan kejadian ini kepada Penjabat Perbekel Desa Selat, Wayan Semadi pada Senin (21/1).

Menerima laporan itu, Semadi meminta kepada korban untuk memancing pelaku GS agar datang kembali ke Desa Selat. Pancingan itu berhasil.

GS datang kembali ke rumah korban. Hingga akhirnya ia diamankan oleh warga, Babinsa, dan keluarga korban di sebuah balai banjar di Desa Selat untuk diinterogasi.

Baca: Molor, Pembuatan Patung Soekarno di Sukasada Buleleng Baru 30 Persen

Di hadapan Semadi,  pelaku GS akhirnya mengakui perbuatannya.

“Kami langsung amankan karena warga sudah penuh hingga ke jalan.  Kemudian pak Babinsa bersama staf saya langsung mengantar pelaku ke Polres Buleleng," beber Semadi.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya mengatakan, Unit PPA Polres Buleleng saat ini sedang menangani kasus ini.

Balian yang merupakan warga Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng ini telah diamankan dan menjalani proses pemeriksaan di Mapolres Buleleng.

Ia mengungkapkan, korban dari aksi bejat GS sudah berjumlah dua orang.

"Benar, sementara ada dua korban.  Yang satu korbannya dari Selat, lagi satu belum tahu dari mana. Nanti coba saya tanyakan lebih jelas ke PPA," katanya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved