Tak Selalu Orang Gemuk, Orang Kurus Juga Bisa Terserang Kolesterol Tinggi

Kegemukan selalu dikaitkan dengan banyaknya lemak, orang yang kurus atau secara postur ideal pun ternyata bisa mengidap penyakit yang satu ini

Tak Selalu Orang Gemuk, Orang Kurus Juga Bisa Terserang Kolesterol Tinggi
net/ilustrasi
sakit-06-01 

4. Obat anti-kolesterol
Penggunaan obat antikolesterol seperti simvastatin tentu akan mempengaruhi kadar kolesterol darah seseorang.

Simvastatin menurunkan kadar kolesterol melalui penghambatan dalam sintesis atau produksi kolesterol.

Gejala dislipidemia
Dislipidemia biasanya tidak menunjukkan gejala, apalagi bila postur orang tersebut terlihat kurus atau ideal.

Namun, ada beberapa gejala yang walaupun tidak begitu khas, namun sering ditemukan pada penderita dislipidemia, seperti nyeri perut, pusing, nyeri dada, sesak napas, nyeri kepala terutama di tengkuk, penurunan atau kenaikan berat badan yang drastis, dan nyeri betis bila berjalan.

Bagaimana mengatasi dislipidemia?

Bila Anda terlanjur memiliki kadar lemak darah di atas normal, jangan berkecil hati.

Selain konsumsi obat anti-kolesterol, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencapai kadar lemak ideal.

1. Mengatur asupan makan alias diet
Batasi asupan lemak trans seperti makanan yang digoreng, biskuit asin (crackers), kue kering manis (cookies), roti, dan donat.

Batasi konsumsi karbohidrat hingga kurang dari 60% dari menu sehari-hari.

Makanan seperti nasi, mie, dan pasta dapat meningkatkan trigliserida, karena kelebihan gula akan diubah menjadi lemak jenis ini.

Halaman
1234
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved