Februari 2019 Denpasar Deflasi -0,43 Persen, Bensin Nonsubsidi, dan Air Kemasan Turut Ambil Andil
Pada bulan Februari 2019, Kota Denpasar tercatat mengalami deflasi sebesar -0,43 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK 2012=100) sebesar 131,74.
Penulis: Karsiani Putri | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri
TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Pada bulan Februari 2019, Kota Denpasar tercatat mengalami deflasi sebesar -0,43 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK 2012=100) sebesar 131,74 .
Tingkat inflasi tahun kalender Februari 2019 tercatat 0,18 persen sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (Februari 2019 terhadap Februari 2018 atau YoY) tercatat sebesar 1,96 persen.
Dalam berita rilis yang Tribun Bali terima, disebutkan bahwa dua kelompok pengeluaran tercatat mengalami deflasi (m to m) yakni kelompok VII (transpor, komunikasi dan jasa keuangan) sebesar -2,22 persen dan kelompok I (bahan makanan) sebesar -1,20 persen.
Sementara itu, lima kelompok lainnya tercatat mengalami inflasi yakni kelompok V (kesehatan) sebesar 0,85 persen, kelompok II (makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau) sebesar 0,57 persen; kelompok IV (sandang) sebesar 0,44 persen; kelompok III (perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar) 0,16 persen serta kelompok VI (pendidikan, rekreasi, dan olahraga) sebesar 0,09 persen.
Baca: Bulan Februari, Bali Alami Deflasi Perdesaan Sebesar -0,91 Persen, 7 Provinsi Lain Alami Inflasi
Baca: Respon Kritik Forum Rehabilitasi Napza, Ini Alasan Kapolresta Tetap Pajang Tersangka di Depan Umum
Baca: Dijuluki Best Of 2019 Ogoh-ogoh Banjar Ini Raih Poin Tertinggi, Tersusun dari 1000 Batang Korek Api
Komoditas yang tercatat memberikan andil atau sumbangan deflasi pada bulan Februari 2019 antara lain tarif angkutan udara, daging ayam ras, bensin non subsidi, cabai rawit, bawang merah, cabai merah dan air kemasan.
Dari 82 kota IHK tercatat 69 kota mengalami deflasi dan 13 kota mengalami inflasi.
Deflasi terdalam tercatat di Merauke (Papua) sebesar -2,11 persen dan terdangkal di Serang (Banten) sebesar -0,02 persen.
Inflasi tertinggi tercatat di Tual (Maluku) sebesar 2,98 persen sedangkan inflasi terendah tercatat di Kendari (Sulawesi Tenggara) sebesar 0,03 persen.
Jika diurutkan dari deflasi terdalam maka Denpasar menempati uritan ke 23 dari 69 kota yang mengalami deflasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/deflasi_20151001_165817.jpg)