Negosiasi 12 Jam Buntu, Ibu Ledakkan Bom Bersama Bayi 2 Tahun
Mak Abu, sapaan untuk istri Husain, terduga teroris jaringan ISIS, meledakkan diri bersama bayinya usia dua tahun di dalam kamar kediamannya
Geledah Dua Rumah
Bom itu menewaskan istri terduga pelaku teroris, yang melakukan bom bunuh diri dengan cara meledakkan diri bersama anaknya.
Negosiasi antara Tim Densus 88 dengan istri terduga pelaku teroris selama 10 jam lebih, tidak menemui titik terang.
Pascakejadian, Tim Densus 88 masih terus bersiaga di sekitar lokasi TKP.
Selain menangkap terduga teroris di Jalan Cenderawasih, Tim Densus juga melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Jalan Kutilang, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan.
Sebuah rumah yang digeledah Tim Densus 88 tersebut, diduga terkait penangkapan satu teroris yang mengakibatkan terjadinya ledakan hingga dua kali di Jalan Cenderawasih.
Dalam penggeledahan tersebut, seorang terlihat seorang petugas penjinak bom dari Tim Gegana memasuki rumah yang diketahui selama ini sebagai lokasi warung internet.
Tak hanya mengerahkan petugas, Tim Gegana juga menggunakan robot untuk melakukan penyisiran.
Baca: 9 Seleb Korea Terseret Skandal Seungri BIGBANG, dari Jung Joon Young hingga Kang Daniel
Baca: Meniru 8 Rutinitas Pagi Para Orang Sukses, Yuk Terapkan Perubahan Kecil Ini dari Sekarang!
Usai beberapa saat kemudian, terdengar ledakan benda yang mencurigakan.
Warga terlihat berkerumun di sekitar lokasi.
Untuk menjaga keamanan warga, petugas membatasi area TKP dengan pagar.
Salah seorang warga di lokasi, Hotman Sipahutar benarkan adanya penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Densus 88 bersama Tim Gegana di TKP rumah milik Simanjuntak.
"Ya kalau orang rumah anaknya bukan di sini, dia tinggal itu rumah orangtuanya," kata Hotman.
"Orangtuanya bermasyarakat tapi anaknya yang kita tidak kenal," sambungnya.
Tak lama berselang setelah dilakukan penggeledahan, Tim Densus berhasil mengamankan yang diduga bahan peledak seberat 30 Kilogram.
Dalam penggeledahan itu, pemilik rumah tidak mengetahui kenapa ada bahan peledak sebanyak itu di dalam rumahnya. (tribun medan/irf/akbl)