Tukang Sapu Ikut Tentukan Rektor Universitas Warmadewa
Dalam pemilihan rektor ini, ternyata melibatkan tukang sapu atau celaning service di lingkungan Universitas Warmadewa
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Putu Supartika
Acara pelantikan rektor Universitas Warmadewa, Sabtu (16/3/2019).
Ia juga menyampaikan kekurangberhasilannya dalam periode kepemimpinan sebelumnya yakni gagal membentuk program studi baru S3.
Baca: Pernikahan ‘Manusia Langka’ dan Dayu Kenari di Ubud, Budiarsa: ‘Semoga Tuhan Memberi Kami Jalan’
Baca: Mewali ke Bali, Indra Sjafri Terharu Sambutan Fans dan Manajemen Bali United
"Sampai sekarang belum lahir, jangankan lahir, hamil pun belum. Selain itu, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) juga agak terseok-seok, padahal PKM salah satu program mahasiswa yang cukup bergengsi," katanya.
Ia juga mengatakan terseok-seoknya penelitian dengan sumber dana internasiobal.
Ia menafsirkan hal itu terjadi karena dosen di Unwar belum mampu membuat proposal yang bagus dalam bahasa Inggris. (*)