Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sekecil Apapun Gerakan, Bermanfaat untuk Kesehatanmu, Simak Penjelasan Ahli Berikut

Gerak badan ringan juga bisa meningkatkan kesehatanmu, sebagaimana hasil sebuah penelitian terbaru dipublikasikan oleh JAMA Network Open

Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Tahukah kamu, tidak hanya pecinta olahraga berat yang mendapatkan manfaat dari kegiatan fisik.

Gerak badan ringan - bahkan kegiatan yang tidak kamu anggap sebagai olahraga - juga bisa meningkatkan kesehatanmu, sebagaimana hasil sebuah penelitian.

Baca: Perasaan Spaso Jelang Kontra Bali United dan Ambisi Cetak Gol ke Gawang Wawan Hendrawan

Baca: Jelang Bali United Kontra Timnas Senior, McMenemy Komentari Laga BU vs Timnas U23

Time menulis, kini sebuah penelitian terbaru dipublikasikan oleh JAMA Network Open yang menyatakan betapa dampak yang bisa dihasilkan dari sebuah gerakan.

Dibandingkan dengan perempuan yang sedikit berolahraga, mereka yang banyak melakukan kegiatan ringan bisa memiliki 42% lebih kecil resiko kematian karena persoalan koroner semisal sakit jantung, dan 22% lebih kecil resiko terserang penyakit cardiovascular.

Kegiatan ringan itu termasuk ‘setiap gerakan dalam kehidupan sehari-hari,” kata peneliti utama Andrea LaCroix, yang juga profesor dan kepala Epidemiologi Universitas California, San Diego, semisal berjalan, berpakaian, mengecek email, berkebun, dan membersihkan dapur.

“Itu beberapa contoh kegiatan sehari-hari yang tidak pernah kita pikirkan sebagai olahraga. Tapi kita banyak menghabiskan waktu untuk itu dan mereka termasuk dalam gerakan,” kata LaCroix.

Lanjutnya, “Kami secara konvensional tidak memasukkannya dalam definisi arti gerakan fisik. Karenanya penelitian ini juga untuk mengubah paradigma itu.”

Penelitian ini mengambil data dari hampis enam ribu perempuan sehat di Amerika Serikat yang berusia 63 tahun dan di atasnya, mereka yang menggunakan penghitung aktivitas di fitness selama seminggu.

Selama melakukan penelitian ini yang hampir 5 tahun lamanya, 143 orang mengalami penyakit jantung koroner dan 570 lainnya mengalami penyakit cardiovascular, termasuk sakit jantung, struk, dan gagal hati.

Sementara penelitian lainnya hanya menuliskan keterkaitannya - bukan penyebab dan efeknya - para peneliti menemukan ada banyak hal yang mendukung efek positif dari kegiatan ringan.

Bergerak selama lima jam dalam sehari tidaklah realistis. Anda harus meningkatkannya sebanyak mungkin.

“Kamu hanya perlu melakukannya lebih banyak lagi,” kata LaCroix.

Penelitian juga menunjukka bahwa satu jam tambahan untuk gerakan ringan setiap harinya setara dengan mengurangi 14 persen penyakit jantung koroner dan mengurangi 8 persen resiko penyakit cardiovascular, bahkan setelah disesuaikan dengan kegiatan berat lainnya.

Penelitian lainnya menyarankan agar 30 menit tambahan gerakan dalam seharinya bisa mengurangi resiko kematian dini.

“Indahnya dari semua ini adalah ini tidaklah kegiatan yang membuat anda harus menggunakan pakaian tertentu dan anda tidak harus melakukannya sekaligus,” kata LaCroix.

“Anda bisa bangun setiap 10 menit dalam satui jam dan bergerak ke ujung jalan, lalu kembali lagi dan jalan di sekitar rumah anda,” tambahnya.

Meskipun studi ini fokus pada perepuan yang sudah tua, namun hasilnya juga sama jika diterapkan pada laki-laki maupun perempuan yang lebih muda.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved