Pesta Kesenian Bali

Persiapan PKB 2019 Capai 75 Persen, Ini Perbedaan dari Tahun Sebelumnya

Dinas Kebudayaan telah mempersiapkan perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019. Apa yang berbeda dengan helatan tahun lalu?

Persiapan PKB 2019 Capai 75 Persen, Ini Perbedaan dari Tahun Sebelumnya
istemewa
GONG KEBYAR - Penampilan Sekaa Gong Kebyar Anak Anak, komunitas seni Gentorang Desa Pesinggahan di panggung Arda Chandra, Art Center , Denpasar, Kamis (5/7/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam hal ini Dinas Kebudayaan telah mempersiapkan perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019.

Kepala Bidang Kesenian dan Tenaga Kebudayaan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ni Wayan Sulastrini mengatakan bahwa sampai saat ini persiapan PKB telah mencapai 75 persen.

Hal itu ia jelaskan ketika ditemui oleh awak media usai melaksanakan rapat kerja sama dengan media dalam penyelenggaraan PKB ke-41 di Ruang Rapat Padma Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Kamis (21/3/2019) siang.

"Persiapan PKB sih sudah dilaksanakan, sudah mencapai 75 persen final niki nggih. Persiapannya jadi sudah dilakukan rapat-rapat dengan kabupaten/kota secara berkelanjutan dan simultan, sehingga kita sudah mulai ke tahap pembinaan ke kabupaten/kota," terangnya.

Baca: Tampilkan Panorama Keindahan Alam, D`Tukad jadi Objek Wisata Baru di Banjar Sayan Tua

Baca: Sempat Leading Dulu, Bali United Tahan Imbang Timnas Senior 1-1

Apabila pembinaan sudah selesai dilakukan maka tahapan selanjutnya hanya tinggal persiapan teknis-teknisnya saja menjelang digelarnya pawai PKB.

Sulastrini pun menjelaskan apa saja perbedaan PKB tahun ini daripada tahun sebelumnya.

Namun perlu diingat bahwa materi dalam penyelenggaraan PKB ini tetap sama karena sudah ada Perda, di antaranya berupa pawai, pagelaran, lomba, parade, pameran dan sarasehan.

Meski materinya sudah ada Perda-nya, isinya tetap berbeda dari tahun sebelumnya.

Pawai misalnya, tahun 2019 ini akan lebih mengedepankan hirarki gerak yang dinamis dan dari kabupaten/kota tidak diperkenankan menggunakan mobil hias.

Baca: Tantangan Menjadikan Sirkuit MotoGP Mandalika Lombok Penuhi Standar Keamanan

Baca: Arapenta Berharap Timnas U-23 Lolos Piala Asia

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved