Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

WIKI BALI

TRIBUN WIKI - 6 Fakta Underpass I Gusti Ngurah Rai yang Belum Banyak Diketahui

Selama proses pembangunan hingga diresmikan, Tribun Bali mencatat terdapat beberapa fakta mengenai underpass tersebut.

net
Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA – Underpas I Gusti Ngurah Rai kini dapat dinikmati pengguna jalan usai diresmikan pada Sabtu 22 September 2018 oleh Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan dihadiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster serta Bupati Badung Giri Prasta.

Tujuan pembangunan underpass ini adalah untuk mengurangi tingkat kemacetan yang sebelumnya dari arah selatan ke utara.

Selama proses pembangunan hingga diresmikan, Tribun Bali mencatat terdapat beberapa fakta mengenai underpass tersebut.

Berikut 6 fakta underpass I Gusti Ngurah Rai yang belum banyak diketahui.

Baca: Badung Ekspor Lobster ke Jepang, Tahun 2018 Produksinya Capai 63,36 Ton

Baca: Hancurkan Basis Pertahanan ISIS, Pasukan Demokratik Suriah Umumkan Kekalahan Total ISIS

1.       Pembangunan lebih cepat 1,5 bulan dari target

Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai memiliki panjang 712 meter, lebar 16 meter, dan tinggi 5,2 meter.

Pembangunan telah dimulai sejak September 2017, melalui anggaran BBPJN VIII, Ditjen Bina Marga.

Kementerian PUPR yang telah berhasil mengerjakan proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai lebih cepat 1,5 bulan dari target selama 13 bulan.

2.       Dapat memangkas kemacetan hingga 50 persen

Kehadiran underpass ini dapat memangkas kemacetan hingga 50 persen.

Kendaraan yang datang atau menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nusa Dua, Jimbaran dan sekitarnya menjadi lebih lancar serta dapat mengurangi polusi udara yang terjadi pada simpang tersebut.

Baca: TRIBUN WIKI - 10 Objek Wisata Terdekat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai

Baca: Foto Profil di Media Sosial Ternyata Bisa Mengungkap Kepribadian Seseorang

3.       Kurangi derajat kejenuhan arus lalu lintas

Pembangunan underpass di simpang bundaran tugu Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung, Bali diperkirakan mampu mengurangi derajat kejenuhan arus lalu lintas menjadi 0,4.

Saat ini, derajat kejenuhan di lajur jalan tersebut mencapai 0,9 yang menandakan lalu lintas cukup padat.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved