Wiki Bali
TRIBUN WIKI: 18 Permainan Tradisional Bali Ini Jangan Sampai Terlupakan
Permainan ini dimainkan oleh sekelompok anak, dimana satu orang sebagai meong (kucing) dan satu orang lagi sebagai bikul (tikus).
Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
10. Congklak
Permainan ini biasanya dimainkan oleh dua orang anak perempuan.
Permainan ini memakai sebuah papan yang berlubang dan di dalam lubang berisi batu kecil atau kerikil.
11. Cagcag
Permaianan cagcag yakni permainan untuk melewati empat buah bambu yang kadang menjepit dan kadang melebar.
Permaianan ini dimainkan oleh lima orang, satu sebagai pemain yang melewati bambu dan empat sebagai penggerak bambu.
Pemain akan melewati bambu saat bambu direnggangkan, karena jika salah kaki bisa terjepit bambu.
12. Maling-malingan
Permaianan ini dibagi jadi dua kelompok yakni sebagai polisi dan sebagai maling.
Yang menjadi polisi bertugas sebagai penangkap maling dengan mengejar si maling hingga tertangkap.
13. Curik-curik
Curik-curik adalah permainan tradisional berkelompok.
Dua orang menjadi pintu dengan menyatukan tangan dan sisanya berbaris beriringan melewati pintu tersebut.
Dalam permaianan dinyanyikan lagu curik-curik dan saat lagu habis satu orang yang berbaris akan tertangkap oleh pemain yang menjadi pintu dan yang tertangkap dihukum.
14. Nganten-ngantenan
Merupakan permainan tradisional berupa nikah-nikahan.
15. Sut Tultaltil
Merupakan permainan sut dengan menggunakan jari-jari tangan.
Atau dalam bahasa lainnya yakni gunting, batu, kertas.
Setiap pemain yang ikut sut taltil ini harus mengerti kode jari tangan yakni tangan terkepal artinya batu, tangan terbuka artinya kertas dan dua jari artinya gunting.
Gunting akan selalu menang dari kertas, kertas akan menang dari batu, dan batu akan menang dari gunting.
16. Sut Dempul
Sut dempul ini dilakukan oleh lebih dari dua orang pemain.
Permainan ini menggunakan punggung tangan dan telapak tangan.
Sebagai pemenang adalah mereka yang bentuk tangannya serupa paling sedikit, misalkan satu orang memperlihatkan punggung tangan dan sisanya telapak tangan, maka pemenangnya adalah yang punggung tangan sendiri.
17. Nyen Durine
Permainan nyen durine yakni permainan menebak siapa orang yang ada di belakang.
Permainan ini biasanya dilakukan oleh berbanyak orang, dan semakin banyak semakin seru karena semakin sulit untuk menebak.
Permainan ini diawali dengan sut, yang kalah sut akan menjadi penebak (pengalih).
Si penebak ini harus menebak siapa yang berdiri di belakangnya.
18. Ngengkebang Batu
Ngengkebang batu merupakan permainan tradisional untuk menebak siapa pembawa batu.
Permainan ini juga dimulai dengan melakukan sut.
Yang kalah sut, menutup mata, dan bertindak sebagai penebak, sementara yang menang menengadahkan telapak tangan di atas punggung yang kalah sut.
Sambil bernyanyi, satu kerikil dipindah dari satu telapak tangan ke telapak tangan yang lain.
Setelah nyanyian selesai, penebak harus menebak di tangan siapa batu tersebut berada.
Sebenarnya masih banyak lagi ada permainan tradisional yang ada di Bali semisal sepit-sepitan, poh-pohan, jangkrik-jangkrikan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/megoak_20160310_173932.jpg)