Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tak Sadar Diintai Resmob Polda Bali, 3 Bule Bulgaria Ini Ditangkap Kasus Skimming di Pecatu

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali menangkap tiga warga negara (WN) Bulgaria yang diduga terlibat dalam kasus skimming.

Tayang:
Penulis: Busrah Ardans | Editor: Ady Sucipto
Kolase Tribun Bali/dok Humas Polda Bali
Tiga pelaku Kaloyan Kirilov Spasov, Nikolay Valentino Dinev, dan Lyubomir Todorov Bogdanov saat diamankan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kamis (11/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali menangkap tiga warga negara (WN) Bulgaria yang diduga terlibat dalam kasus skimming.

Dalam aksinya, dua pelaku memantau lokasi dari dalam mobil depan konter ATM.

Sedangkan satu pelaku sebagai eksekutor dengan masuk ke konter ATM.

Tiga WNA Bulgaria itu diduga melakukan aksi kejahatannya dengan pencurian data nasabah dengan menggunakan alat skimmer dan router.

"Tiga tersangka ini merupakan jaringan kasus pencurian data nasabah, jadi mereka mencuri data nasabah yang ada di Bali," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Hengky Widjaja, Kamis (11/4).

Ketiga tersangka yang ditangkap adalah Kaloyan Kirilov Spasov, Nikolay Valentino Dinev, dan Lyubomir Todorov Bogdanov.

Penangkapan tersangka itu, jelas dia, berdasarkan informasi dari salah satu bank di Bali yang menemukan kegiatan transaksi penarikan uang yang tidak wajar di kawasan Pecatu. 

Berbekal informasi tersebut, Polda Bali melakukan penyelidikan dan menemukan rekaman kamera CCTV di ATM.

Tim Resmob Kriminal Umum Polda Bali, kata Hengky kemudian melakukan penyelidikan terhadap ketiga tersangka tersebut.

"Rabu 10 April 2019, lalu, sekira pukul 02.30 WITA, ketika unit Resmob yang sedang melakukan survailence melihat mobil Ertiga parkir di area minimart Nirmala Pecatu. Dalam area tersebut terdapat ATM Mandiri, ATM BNI dan BRI dan saat itu diketahui ada seseorang melakukan transaksi di dalam ATM BNI, dan dua orang di dalam mobil," kata dia, menjelaskan.

"Tiga orang itu merupakan warga Bulgaria yang memiliki kemiripan dengan ciri pelaku yang melakukan pemasangan hidden camera di ATM Mandiri tersebut," sebut dia. 

Dari penangkapan tiga tersangka ini, dia menjelaskan, petugas melakukan pengembangan dan melakukan penggeledahan di vila pelaku di daerah Pecatu, Kuta Selatan, Badung.

Kabid Humas Polda Bali mengungkap, dari hasil penangkapan tersebut petugas berhasil menyita barang bukti berupa satu unit Suzuki Ertiga, satu router, satu buah panel camera, satu mall disainplat hidencam, tiga laptop, dua buah dompet dan dua Hp serta uang sebesar Rp 2 juta.

"Modus yang digunakan para tersangka ini, dengan cara memasang alat skimmer yang telah terpasang kamera tersembunyi yang terhubung dengan router dan modem maupun cardreader yang selanjutnya dapat merekam data nasabah yang sudah tercatat nomor pin-nya.

"Data nasabah itu disimpan tersangka ke kartu ATM palsu dan kemudian menggasak seluruh isi uang di dalam ATM milik korbannya," ungkap Kabid Humas. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved