Diupah Rp 3 Juta Edarkan Sabu dan Ekstasi, David Terancam Maksimal Pidana Mati

Raut wajah David Setyadi (22) tampak murung saat pertama kalinya duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Diupah Rp 3 Juta Edarkan Sabu dan Ekstasi, David Terancam Maksimal Pidana Mati
Tribun Bali/Putu Candra
David saat menjalani sidang dakwaan di PN Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Raut wajah David Setyadi (22) tampak murung saat pertama kalinya duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Ia pun kerap menunduk kala Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan surat dakwaan.

David menjalani sidang perdana, lantaran diduga sebagai pengedar narkotik.

Saat ditangkap, ia menyimpan belasan paket sabu-sabu seberat 635,26 gram bruto.

Juga 1646 butir ekstasi, pecahan tablet dan serbuk berwarna orange ekstasi, dengan total 695,10 gram bruto.

Menjalani pekerjaan sebagai penerima sekaligus pengedar, David mendapat upah Rp 3 juta.

Upah tersebut diberikan bertahap oleh pengirim narkotik bernama Joni (DPO) dari Surabaya, Jawa Timur.

Baca: Curhat Pilu Cinta Penelope Setelah Divonis Kanker Stadium 3, Dicerai Suami & Ungkap Masa Lalu Ini

Baca: Viral Foto Aksi Taruhan Tanah Seluas 1 Hektare Terkait Hasil Pilpres, Ini Penjelasannya

Demikian diungkap Jaksa Desak Putu Megawati mewakili Jaksa I Dewa Gede Anom Rai dalam pembacaan surat dakwaan.

Sebagaimana dakwaan, David terancam pidana maksimal hukuman mati.

Menanggapi surat dakwaan jaksa, terdakwa melalui penasihat hukumnya tidak mengajukan keberatan (eksepsi).

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved