Dinas Sosial Rancang Panti Sosial Terpusat, Akan Tampung Bayi Hingga Lansia Terlantar

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra merancang sebuah Panti sosial terpusat yang betul-betul profesional

Dinas Sosial Rancang Panti Sosial Terpusat, Akan Tampung Bayi Hingga Lansia Terlantar
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra merancang sebuah panti sosial terpusat yang betul-betul profesional.

Panti sosial tersebut rencananya akan digunakan untuk menampung orang-orang terlantar seperti bayi, lansia, penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) pasca sembuh dari sisi medis.

Dewa Mahendra mengatakan, nantinya secara khusus antara bayi terlantar dengan lansia terlantar akan didekatkan dalam satu tempat.

“Dari sisi psikis lansia kan senang dengan anak-anak sehingga bisa menjadi obat. Ini sedang saya rancang,” kata dia di Denpasar, Senin (22/4/2019).

Baca: Pelatih Futsal Denpasar Target Raih Medali Emas Porprov Bali 2019

Baca: Hotman Paris Unggah Foto Lama Jokowi Sebelum Jadi Presiden, Nasib Orang Siapa yang Tahu

Menurutnya, panti sosial selain dikelola oleh pemerintah, ada juga yang dikelola oleh pihak swasta.

Karena untuk mewujudkan pembangunan kesejahteraan sosial, maka harus ada tiga pilar yang mesti dilibatkan yaitu pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

“Namun ada juga lansia di luar panti seperti yang berada di desa. Mereka juga akan ditangani. Dari masyarakat dan dunia usaha bisa membentuk yayasan,” imbuhnya.

Adapun panti milik Pemerintah Provinsi Bali yang telah beroperasi adalah Panti Sosial Tresna Werdha Wanasraya Denpasar dan Panti Sosial Tresna Werdha Jaramarapati, Buleleng.

Baca: Cabai Kecil Naik Rp 1.250 per Kilo, Ini Daftar Harga Bahan Pokok Hari Ini di Denpasar

Baca: Sempat Teriak Minta Tolong, Kakak Adik Tewas Tenggelam di Kolam Renang Taman Tirta

Lanjutnya, di kedua panti itu para penghuninya diberi layanan kesehatan, yang ditangani oleh tenaga kesehatan profesional.

Saat ini, sambung Dewa Mahendra, Panti Sosial Tresna Werdha Wanasraya Denpasar kondisinya terbengkalai alias tak terurus.

Sementara waktu ditempati oleh gelandangan dan pengemis (gepeng) sebagai rumah singgah.

Rencananya di tempat itulah akan dibangun panti sosial terpusat.

“Di (panti sosial) Wanasraya bangunannya sudah rusak dan hanya direhab saja. Di sana hanya untuk tempat tinggal gepeng sementara. Tidak ada PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) yang menempati,” terang mantan Kabiro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali ini. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved