Seputar Bali
Update Kasus Dokter Disetrum di Denpasar, Korban Tetap Sadar Meski Disetrum Pelaku 2-3 Kali
Fakta baru terungkap di balik penyelamatan heroik dokter wanita berinisial JRR (25) dari aksi percobaan pencurian dengan kekerasan di Denpasar
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Fakta baru terungkap di balik penyelamatan heroik dokter wanita berinisial JRR (25) dari aksi percobaan pencurian dengan kekerasan di Jalan Tukad Barito, Panjer, Denpasar Selatan.
Korban berhasil selamat dan mempertahankan kesadarannya untuk berteriak meminta tolong meski dada dan bahunya sempat disetrum sebanyak dua hingga tiga kali oleh pelaku, AF (37).
Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, dalam rilis ungkap kasus menjelaskan bahwa dalam benak pelaku, alat setrum bertegangan tinggi yang dibelinya secara online tersebut akan langsung membuat korban pingsan seketika.
Namun, rencana matang pelaku buyar karena faktor pakaian yang dikenakan oleh korban saat kejadian.
Baca juga: Motif Pelaku Nekat Setrum Dokter Pakai Taser Terungkap, Usaha Bangkrut dan Hutang Rp 200 Juta
"Setruman dari alat tersebut tidak sampai menyebabkan korban pingsan,”
“Alasan utamanya karena alat setrum tidak bersentuhan langsung dengan kulit korban," ungkap AKP Agus Adi Apriyoga.
"Saat kejadian, korban yang merupakan dokter puskesmas di Denpasar Timur ini mengenakan pakaian berlapis, termasuk jas dokternya,”
“Lapisan kain tebal itulah yang meredam daya kejut listrik sehingga efeknya tidak fatal," imbuhnya.
Selain faktor proteksi dari pakaian, Kapolsek menambahkan bahwa ketahanan fisik seseorang juga sangat berpengaruh saat menghadapi serangan fatal seperti itu.
"Kondisi fisik korban terbilang cukup kuat untuk menahan serangan. Apalagi dari pengakuan pelaku, ia baru pertama kali ini menggunakan dan menguji coba alat setrum tersebut secara langsung ke manusia, sehingga penggunaannya mungkin belum maksimal," jelas AKP Agus.
Baca juga: PECAH Telur Mahasiswi PJJ Manajemen Undiknas, Indah Berhasil Lulus Sambil Bekerja, Ini Harapan Dekan
Kronologi menegangkan tersebut bermula saat korban baru saja masuk ke kabin mobilnya setelah selesai berbelanja.
Tiba-tiba, pelaku AF membuka pintu, mencengkram bahu kiri korban, dan langsung menyengatkan alat setrum ke tubuh korban bertubi-tubi,”
“Pelaku berniat melumpuhkan korban agar bisa menguasai mobil sedan merah tersebut demi melunasi hutang usahanya yang menumpuk sebesar Rp200 juta.
Meski mengalami guncangan setruman berulang kali dan dipaksa keluar dari mobil, dokter JRR terbukti tangguh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tersangka-pelaku-Curas-dengan-menyetrum-dokter-wanita-di-Jalan-Tukad-Barito1.jpg)