Perampok Apotek Kimia Farma di Denpasar Pilih Kabur saat Dilawan, Gus Adi Ungkap Ciri-cirinya Ini
Aksi perampokan dengan membawa senjata api ini berhasil digagalkan karyawan toko sebagaimana yang tampak dari kamera CCTV.
Penulis: Busrah Ardans | Editor: Ady Sucipto
"Jadi kami kan shift malam, kami jaga berdua. Saat kejadian itu, teman saya di depan kasir dan saya sedang di belakang, ke toilet. Kemudian ada seseorang yang datang dengan menggunakan jaket lengkap, helm dan penutup wajah. Cuman terlihat matanya aja. Dia langsung mengacungkan senjata (sejenis senjata api) ke arah teman saya," ujar Gus Adi Yasa saat ditemui di lokasi kejadian.
Tak tinggal diam, lanjut Gus Adi Yasa, Gede berusaha melawan dengan langsung menepis senjata tersebut dan berusaha merebutnya.
Ia pun langsung memanggil Gus Adi Yasa yang sedang berada di toilet.
Gus Adi Yasa yang mendengar teriakan temannya langsung menuju kasir.
Melihat korbannya berjumlah dua orang, perampok itu ciut nyali dan langsung melarikan diri ke arah barat menggunakan sepeda motor.
"Nah dari sana penjahatnya mulai ragu untuk merampok, lalu teman saya berteriak dan memanggil saya 'Gus.. Gus..' sehingga menuju saya ke depan. Saya datang dilihat sama perampoknya terus dia langsung lari. Senjatanya semacam pistol, tapi enggak tahu itu asli atau enggak. Yang jelas, senjatanya itu kecil dan dia beraksi sendiri," lanjut Gus Adi Yasa.
Diceritakan, perampok berpostur tinggi besar itu tidak mengucapkan sepatah katapun saat beraksi.
Ia hanya menodongkan senjata dan menggerakkan tangan menunjuk brankas kasir.
"Parkir agak jauh dari kami (Apotek Kimia Farma), gak di depan sini. Perampok juga tidak mengeluarkan kata-kata apa. Cuman ngasih tanda keluarin uang. Mulutnya juga tertutup dengan kain," tambahnya.
Meski sempat memberikan perlawanan, Gus Adi Yasa mengaku sebetulnya panik juga.
Sebab, kejadian seperti itu baru pertama kali dia dan rekannya alami.
"Kami kan shift malam dari jam 11 sampai jam 8 pagi. Ya sempat panik juga jaga berdua pas ada kejadian itu. Memang kondisi sudah sepi di sini. Ini pertama kali juga," tambahnya.
Berdasarkan hasil rekaman CCTV, perampokan bersenjata api itu dilakukan seorang diri.
Perampok berpostur tinggi besar itu tidak mengucapkan sepatah katapun saat beraksi, ia hanya menodongkan senjata dan menggerakkan tangan menunjuk brankas kasir.
Perampok nekat itu diketahui memakai jaket warna gelap, mengenakan helm dan bercelana khaki.(bus/riz)