Jadi Freelancer juga Rentan Terkena Stres, Berikut Cara Mengatasinya

Pekerjaan lepas juga dapat memicu rasa terisolasi, serta rentan terhadap masalah gangguan tidur.

Jadi Freelancer juga Rentan Terkena Stres, Berikut Cara Mengatasinya
pexels.com/energepic.com
Ilustrasi jenuh dalam pekerjaan. 

TRIBUN-BALI.COM - Siapa bilang frelancer memiliki tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan dengan pekerja kantoran?

Rupanya, hal ini tidak sepenuhnya benar. Bila tidak mengetahui cara mencegah stres ketika kerja lepas, kesehatan mental kita justru dapat terganggu karena kesibukan yang tiada habisnya.

Seorang pekerja freelance tidak serta-merta terbebas dari stres yang dialami pekerja kantoran.

Kamu tetap bisa mengalami masalah keuangan dan hambatan dalam bekerja.

Pekerjaan lepas juga dapat memicu rasa terisolasi, serta rentan terhadap masalah gangguan tidur.

Stres dari pekerjaan memang sulit untuk dihindari.

Dikutip dari Kompas.com, berikut cara mencegah stres yang ditimbulkan dari pekerjaan.

Baca: Ghea Indrawari Tak Kurangi Pekerjaan Selama Puasa, Begini Curahan Hatinya

Baca: Suri Bangun Diffago, Bantu Penyandang Disabilitas Mendapat Pekerjaan

1. Menentukan jam kerja dalam sehari

Jam kerja freelance terkenal fleksibel. Namun, jika salah memanfaatnya, kamu justru bisa stres karena kehilangan batas yang jelas antara waktu bekerja dan beristirahat.

Batasi waktu bekerja agar tidak melebihi 40 jam dalam seminggu, atau setara dengan 8 jam setiap hari.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved