Anjing Positif Rabies Serang Tiga Warga di Dawan Kelod, Berturut-Turut Kasus Rabies di Klungkung

Gigitan anjing positif rabies kembali dilaporkan terjadi di Klungkung. Seekor anjing betina liar, dilaporkan menggigit tiga warga di Desa Dawan Kelod

Anjing Positif Rabies Serang Tiga Warga di Dawan Kelod, Berturut-Turut Kasus Rabies di Klungkung
Petugas Keswan
Petugas Keswan saat melakukan eliminasi di Desa Akah, Klungkung, Kamis (23/5/2019). Anjing Positif Rabies Serang Tiga Warga di Dawan Kelod, Berturut-Turut Kasus Rabies di Klungkung 

Anjing Positif Rabies Serang Tiga Warga di Dawan Kelod, Berturut-Turut Kasus Rabies di Klungkung

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Gigitan anjing positif rabies kembali dilaporkan terjadi di Klungkung.

Seekor anjing betina liar, dilaporkan menggigit tiga warga di Desa Dawan Kelod.

Setelah dilakukan uji laboratorium di laboratorium Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar, diketahui anjing tersebut positif rebies.

Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Anak Agung Raka Arnawa menjelaskan, tiga warga tersebut digigit di waktu yang berbeda.

Gigitan pertama dialami I Komang Budiarta, Senin (13/5/2019).

Lalu gigitan dialami Ni Komang Sadiawati, Selasa (21/5/2019) dan Komang Nova Sutiasa, Rabu (22/5/2019).

Ketiganya digigit anijing yang sama.

Baca: Cinta Terhalang Takdir, Parsini Tewas di Saluran Irigasi Saat Belajar Naik Motor, Ini Kisahnya

Baca: Perusahaan Masih Enggan Serap Pekerja Disabilitas, Badung Rancang Perda Pemenuhan Tenaga Kerja

"Laporan gigitan ini berturut-turut, jadi kami cek. Saat itu anjing ini masih hidup. Anjing rabies itu masih bisa bertahan selama 2 minggu dari ia terinfeksi," ujar Anak Agung Raka Arnawa.

Anjing itupun lalu dieliminasi oleh tim Keswan, dan diambil sampel otaknya untuk dilakukan uji laboratorium di Balai Besar Veteriner (BBV).

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved