Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tip Sehat untuk Anda

Mengenal Penyakit Kanker Darah, Waspada Jika Mengalami Perdarahan, Deman dan Anemia

Hal ini menyebabkan timbulnya perdarahan bisa di gusi atau mimisan, kadang kadang bisa muncul kencingnya darah

Tayang:
Penulis: M. Firdian Sani | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN BALI/M. FIRDIAN SANI
Dr. Ni Made Renny A Rena saat dimintai keterangan seputar kanker darah di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Senin (3/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kabar duka menyelimuti warga Indonesia, mantan Ibu negara periode 2004-2014, Ani Yudhoyono hembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (1/5/2019), akibat penyakit yang dideritanya.

Ani Yudhoyono sebelumnya diketahui mengidap penyakit kanker darah.

"Secara umum kanker adalah penyakit yang timbul akibat adanya pertumbuhan yang berlebihan dari sel-sel tubuh. Pada kanker darah, sel tubuh yang mengalami pertumbuhan berlebihan ini adalah sel darahnya, " kata Dr. Ni Made Renny A Rena saat ditemui di RSUP Sanglah, Bali.

Terdapat beberapa jenis kanker darah yang dikenal.

Yang pertama adalah Leukemia.

"Leukemia merupakan kanker darah dimana, pertumbuhan sel darah putih seseorang berlebihan," katanya.

Menurut waktu munculnya penyakit, Leukemia dibagi ke dalam dua jenis ada yang akut dan kronik.

"Akut itu munculnnya gejala penyakit mendadak, bisa hitungan bulan, bisa 1 bulan sampai 2 bulan. Kalau yang jenis Leukemia kronik munculnya dalam kurun waktu tahunan," ucapnya.

Kemudian menurut tipe sel yang terkena, Leukemia ada dua jenis, yaitu ada yang leukemia tipe L ada yang tipe M.

"L itu adalah tipe Limfoid, dan M adalah tipe mieloid," katanya.

Gejala utama dari leukemia adalah demam, anemia, perdarahan.

"Leukemia diakibatkan karena biasanya sumsum tulang yang merupakan pabrik darah manusia terlalu aktif memproduksi sel darah putih secara berlebihan, sehingga produksi sel darah lain seperti sel darah merah dan trombosit jadi berkurang," ungkapnya.

Sel darah putih berfungsi utama sebagai pertahanan tubuh seseorang.

"Orang yang menderita Leukemia sel darah putihnya tidak berfungsi dengan baik, karena itu orang tersebut akan mudah terkena infeksi, dan sering demam," jelasnya.

Sementara itu, gejala anemia juga dapat timbul disebabkan karena berkurangnya sel darah merah yang diproduksi pabrik darah.

"Kalau produksi di sel darah merah menurun orang akan mengalami lemas, seperti yang kita kenal dengan anemia. Gejalanya lemah, letih, lesu pusing atau pandangan berkunang-kunang," tambahnya.

Sementara orang yang menderita Leukemia juga bisa mengalami gejala perdarahan akibat kelainan trombositnya.

Hal ini menyebabkan timbulnya perdarahan bisa di gusi atau mimisan, kadang kadang bisa muncul kencingnya darah," ungkapnya.

Jenis kanker darah yang ke dua adalah limfoma maligna.

"Limfoma maligna adalah jenis kanker darah yang terkait dengan sistem limfe dan jaringan limfatik. Sangat sering gejalanya dapat berupa pembesaran kelenjar getah bening. Jadi orang sering mengenal dengan kanker kelenjar getah bening yang sesungguhnya ini adalah salah satu jenis kanker darah juga.

Jenis yang ke tiga dari kanker darah adalah multiple myeloma.

"Multiple myeloma adalah pertumbuhan berlebihan dari sel darah jenis sel plasma. Sel ini menghasilkan jenis protein tertentu secara berlebihan sehingga proteinnya bisa membuat gejala tulang kropos atau bahkan gangguan ginjal akibat endapan sel protein pada saluran ginjal," ungkapnya.

Dr. Ni Made Renny A Rena yang dimintai keterangan soal kanker darah ini mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dengan penyakit yang satu ini.

Caranya adalah dengan memeriksakan ke dokter jika menemui gejala-gejala seperti perdarahan, demam naik turun tak kunjung hilang, dan anemia. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved