Koster Ingatkan Duktang Harus Punya Kompetensi & Profesi, Jika Tak Jelas Akan Dipulangkan

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan dalam rangka mengantisipasi duktang yang masuk dengan tidak jelas ke Bali, maka harus ada sistem yang mengatur

Koster Ingatkan Duktang Harus Punya Kompetensi & Profesi, Jika Tak Jelas Akan Dipulangkan
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Gubernur Bali Wayan Koster. Koster Ingatkan Duktang Harus Punya Kompetensi & Profesi, Jika Tak Jelas Akan Dipulangkan 

Koster Ingatkan Duktang Harus Punya Kompetensi & Profesi, Jika Tak Jelas Akan Dipulangkan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan dalam rangka mengantisipasi penduduk pendatang (duktang) yang masuk dengan tidak jelas ke Bali, maka harus ada sistem untuk mengaturnya.

Namun pihaknya tak memungkiri bahwa Bali merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga tidak mungkin membatasi orang untuk datang ke Bali

“Kita tidak bisa menutup orang datang ke Bali. Tapi kedepan tentu harus dipikirkan bahwa yang datang ke Bali harus memiliki kompetensi, profesi untuk bekerja di Bali,” kata Koster saat ditemui di Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Kamis (13/6/2019).

Namun, lanjut Koster, jika ditemukan penduduk yang datang ke Bali tanpa memiliki identitas dan tujuan yang jelas, maka tentu perlu dilakukan penertiban.

“Kalau yang tidak memiliki identitas tentu harus ditertibkan,” tegasnya.

Baca: 1.174 Personel Gabungan TNI/Polri Apel Konsolidasi Ops Ketupat Agung 2019 di Lapangan Niti Mandala

Baca: Cara Berbeda Menikmati Kopi di Toko Kopi Damar, Ada Menu Perpaduan Kopi dan Kuning Telur

Saat ditemui di lokasi yang sama, Kepala Satpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan bila ada penduduk pendatang yang tidak memiliki identitas, tidak ada penjaminnya, tidak mempunyai tujuan yang jelas dan apalagi tidak berbekal keahlian memang dikhawatirkan akan menimbulkan masalah sosial di Bali. 

Maka dari itu, pihaknya pun sudah melakukan tindakan tegas bekerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota, juga Satpol PP setempat akan memulangkan para duktang yang tidak jelas tersebut.

Ia menyebut jumlah duktang yang paling banyak dipulangkan berada di Kota Denpasar.

“Sudah (ada yang dipulangkan), di Denpasar coba cek, jumlahnya puluhan itu,” kata Rai Dharmadi.

Rai Dharmadi menyampaikan, pemerintah yang akan memulangkan secara gratis dan mereka akan terus diawasi sampai menyeberang keluar Bali.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved