Gunung Agung Terkini
Pasca Erupsi Dini Hari Tadi, Gunung Agung Alami 44 Kali Embusan, Begini Penjelasan PVMBG
Data Volcanic Activity Report PVMBG periode pengamatan 13 Juni 2019 06.00 sampai 12.00 Wita, tercatat Gunung Agung mengalami 44 kali embusan
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sekira 3 menit 53 detik.
Baca: Tahun 2020, Pengprov Pexi Bali Akan Gelar Turnamen Xiangqi 1.000 Atlet
Baca: Polresta Denpasar Cek Senpi, Amunisi dan Administrasi Kelengkapan Personel
Terlihat lontaran material pijar ke segala arah dengan jarak lontaran lebih kurang 700 meter.
Dari informasi sementara laporan Pasebaya, daerah Puragae, Keladian Besakih, Pemuteran dan Pempatan terpapar hujan abu.
Saat ini Gunung Agung berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi:
(1) Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung.
Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual/terbaru.
(2) Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.
Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lontaran-material-pijar-saat-erupsi-gunung-agung.jpg)