Gunung Agung Terkini
Pasca Erupsi Dini Hari Tadi, Gunung Agung Alami 44 Kali Embusan, Begini Penjelasan PVMBG
Data Volcanic Activity Report PVMBG periode pengamatan 13 Juni 2019 06.00 sampai 12.00 Wita, tercatat Gunung Agung mengalami 44 kali embusan
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
Pasca Erupsi Dini Hari Tadi, Gunung Agung Alami 44 Kali Embusan, Begini Penjelasan PVMBG
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Aktivitas Gunung Agung mengalami peningkatan, bahkan dini hari tadi terjadi erupsi disertai lontaran lava pjiar ke berbagai arah dengan tinggi lontaran diperkirakan capai 700 meter.
Selain itu dari data Volcanic Activity Report PVMBG periode pengamatan 13 Juni 2019 06.00 sampai 12.00 Wita, tercatat Gunung Agung mengalami 44 kali embusan.
Hal ini menunjukkan aktivitas Gunung Agung terpantau masih tinggi, selain embusan terjadi juga gempa vulkanik dangkal dan gempa vulkanik dalam.
Dikonfirmasi tribun-bali.com, Kabid Mitigasi PVMBG Wilayah Timur, Devy Kamil Syahbana menyampaikan aktivitas tersebut hal yang baik.
“Bagus kalau embusan banyak, mudah-mudahan begini terus, analogi ban bocor. Daripada dilepas sekaligus jadi satu letusan besar,” imbuh Devy Kamil.
Meskipun begitu pihaknya terus memonitor aktivitas Gunung Agung karena energi Gunung Agung belum tentu habis karena embusan-embusan ini.
Baca: Perusahaan Minta Tempo Waktu Sebulan Terkait Penggunaan Aksara Bali pada Papan Nama
Baca: Kepala Otban Wilayah IV Berharap Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai Bertambah
“Bisa jadi masih ada energi yang tersimpan. Tetap siap siaga karena saat ini masih berpotensi erupsi,” tambahnya.
Ia menyampaikan beberapa waktu belakangan banyak gempa tektonik lokal di utara Gunung Agung, ini mengindikasikan adanya transit magma sebelum ke permukaan.
“Erupsi semalam adalah salah satu keniscayaan karena sudah ada tabungan magma dalam beberapa waktu ke belakang. Data sekarang masih menunjukkan aktivitas yang tinggi, jadi potensi erupsi susulan masih ada,” ungkap Devy Kamil.
Devy memaparkan banyak embusan pasca erupsi.
Sebelum erupsi memang ada inflasi, tapi sistem tersedak/tertutup sementara.
Erupsi itu membuat sistem terbuka kembali dan itulah kenapa keluar banyak embusan.
Seperti diberitakan sebelumnya, dari laporan Volcanic Eruption Notice KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Agung mencatat terjadi erupsi, dini hari tadi pukul 01.38 Wita namun tinggi kolom abu tidak teramati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lontaran-material-pijar-saat-erupsi-gunung-agung.jpg)