Naskah Kuno Keislaman Hasil Sitaan Bea Cukai Denpasar Diselamatkan Para Peneliti

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang berhasil melakukan inventarisasi dan digitalisasi tujuh belas naskah-naskah keislaman yang disimpan

Naskah Kuno Keislaman Hasil Sitaan Bea Cukai Denpasar Diselamatkan Para Peneliti
Dokumen Balai Litbang Agama Semarang & Balai Arkeologi Denpasar.
Naskah-naskah keislaman kuno yang disimpan oleh Balai Arkeologi Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang berhasil melakukan inventarisasi dan digitalisasi tujuh belas naskah-naskah keislaman yang disimpan oleh Balai Arkeologi Bali.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut kegiatan penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Balai Litbang Agama Semarang pada 19 Juni 2019.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh para peneliti Balai Litbang Agama Semarang, yakni Roch Aris Hidayat, Umi Masfiah, Agus Iswanto, Mustolehudin, Moch Lukluil Maknun, dan Nur Laili Noviani, dibantu dengan beberapa orang dari Balai Arkeologi.

Awalnya naskah-naskah keislaman tersebut adalah barang sitaan di Kantor Bea Cukai Denpasar yang akan dijual atau dibawa ke luar negeri.

Naskah-naskah keislaman kuno yang disimpan oleh Balai Arkeologi Bali.
Naskah-naskah keislaman kuno yang disimpan oleh Balai Arkeologi Bali. (Dokumen balai Litbang Agama Semarang & Balai Arkeologi Denpasar)

Lalu naskah-naskah tersebut diserahkan kepada Balai Arkeologi agar bisa diselamatkan.

Namun, karena di Balai Arkeologi belum memiliki ahli di bidang pernaskahan Islam, akhirnya naskah-naskah tersebut hanya disimpan dan tidak dikaji.

Sampai akhirnya, seorang peneliti di Balai Litbang Agama Makassar, Abu Muslim lewat komunikasi pertemanan dengan peneliti Balai Arkeologi Bali Ni Putu Eka Juliawati dan Luh Suwita Utami, melaporkan kepada para peneliti Balai Litbang Agama Semarang yang memang menjadi tanggung jawab wilayah kerja di Bali.

Saat ini, naskah-naskah tersebut masih tersimpan di Balai Arkeologi, sedangkan deskripsi dan salinan digital naskah disimpan di Balai Litbang Agama Semarang dan Balai Arkeologi Bali.

Naskah-naskah tersebut berisi berbagai macam keilmuan Islam, seperti tauhid, tasawuf, fikih dan gramatika bahasa Arab (nahwu-saraf).

Naskah-naskah keislaman kuno yang disimpan oleh Balai Arkeologi Bali.
Naskah-naskah keislaman kuno yang disimpan oleh Balai Arkeologi Bali. (Dokumen balai Litbang Agama Semarang & Balai Arkeologi Denpasar)

Selain itu ada dua naskah berupa naskah mushaf Alquran.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved