Pendaftaran dengan Domisili Ditutup 2 Juli 2019, Panitia PPDB Sebut Ortu Belum Paham Pakai Domisili

Dalam persyaratan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), siswa yang akan mendaftar melalui jalur zonasi diizinkan menggunakan surat keterangan domisili

Pendaftaran dengan Domisili Ditutup 2 Juli 2019, Panitia PPDB Sebut Ortu Belum Paham Pakai Domisili
Tribun Bali/Wema Satyadinata
PPDB - Suasana Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi hari ketiga di SMAN 6 Denpasar, Senin (1/7/2019). Pendaftaran dengan Domisili Ditutup 2 Juli 2019, Panitia PPDB Sebut Ortu Belum Paham Pakai Domisili 

“Kepala dusun dan kepala desa punya formatnya, tapi tetap yang menandatangani adalah orangtua siswa,” jelasnya.

Baca: Empat Pembobol Vila Diamankan Polda Bali, Dua Pelaku Jaringan Residivis

Baca: Umar Pertanyakan Kesiapan Disdikpora Denpasar dalam PPDB SMP 2019

Yadnya merinci kuota PPDB di SMAN 6 Denpasar berjumlah 216 siswa atau 6 kelas.

Dari jumlah tersebut minimal 90 persen dari jalur zonasi, maksimal 5 persen jalur prestasi (10 orang) dan maksimal 5 persen jalur perpindahan orangtua (10 orang).

Pendaftar dari jalur perpindahan orangtua hanya satu orang saja.

Sedangkan jalur prestasi jumlahnya mencapai belasan orang.

Untuk jalur perpindahan orangtua, kata dia, adalah seorang siswa yang merupakan anak tentara karena pindah tugas ke Denpasar.

Ia menegaskan, SMAN 6 Denpasar tidak memiliki perjanjian dengan desa adat sehingga tidak membuka jalur pendaftaran dengan kerja sama desa adat.

“Disini murni jalur zona saja. Kalau tahun lalu ada jalur khusus, sekarang sudah tidak ada. Khusus di SMA 6 tidak ada bukti fisik bahwa sekolah terikat dengan desa adat,” tegasnya

Tambahnya, hingga hari ketiga pendaftaran siswa yang sudah mendaftar melalui jalur zonasi tercatat sekitar 400 orang. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved