Air Sungai di Denpasar Masuk Kategori Tercemar
Dari hasil pengukuran tersebut, khusus untuk sungai yang ada di Kota Denpasar masih masuk kategori tercemar.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Kander Turnip
Ia menambahkan, air pada sungai di Denpasar baru bisa dimasak setelah melalui pengolahan PDAM.
“Kalau pengolahan bagus seperti PDAM bisa dimasak, tapi kebanyakan di hulu seperti Tukad Ayung untuk air baku PDAM kan diambil yang di hulu. Kalau di hilir sukar pengolahannya, karena memang tingkat pencemarannya besar kan melewati banyak rumah penduduk,” katanya.
Untuk pelaksanaan pengujian ini, pihaknya minimal turun dua kali dalam setahun, yakni pada musim kemarau dan penghujan.
Tahun 2019 ini, pengukuran tahap dua rencananya dilakukan pada Agustus.
Kualitas air ini pun tergantung musim, jika musim hujan lebat, tingkat pencemaran akan semakin menurun.
Hal ini karena zat penyebab tercemarnya air akan terurai oleh debit air yang besar.
Sedangkan jika musim kemarau tingkat pencemaran akan semakin tinggi karena terjadinya pengendapan.
“Perubahannya dinamis, tergantung musim. Kalau hujan lebat, pasti pencemaran ringan karena teruai air hujan. Jika debit air turun pencemaran pun tinggi. Kadang tren naik turun tergantung debit air,” jelasnya.
Guna perbaikan dan dalam upaya peningkatan kualitas air, hasil akhir dari penelitian ini akan diserahkan pada desa atau lurah yang mewilayahi sungai tersebut.
Nantinya dari pihak desa atau lurah diharapkan untuk melakukan tindak lanjut terkait hasil pengujian ini.
“Hasilnya kami sampaikan ke masing desa lurah agar mereka tahu keadaan sungai di wilayahnya, sehingga mereka akan mengadakan pembersihan, tidak membuang limbah sembarangan. Misalnya, kalau ada usaha sablon, diolah dahulu limbahnya. Siapa punya wilayah, dia yang menangani,” katanya.
Selain pada air sungai, pengujian juga dilakukan pada air laut atau pantai serta pelabuhan.
Untuk pantai, dilakukan pada tujuh titik yakni pantai pembangkit listrik Pesanggaran, Pantai Matahari Terbit, Pantai Sanur, Pantai Mertasari, Pantai Utara Pulau Serangan, Pantai Timur Pulau Serangan, dan Pantai Selatan Pulau Serangan.
Dari tujuh titik pengujian, tiga titik masuk kategori keruh yakni Pesanggaran, Pantai Utara Pulau Serangan, dan Pantai Selatan Pulau Serangan.
Empat titik lainnya masuk kategori jernih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sungai-tukad-badung-di-denpasar.jpg)