Minim Guru dan Siswa, SDN 7 Tianyar Karangasem Terancam Di-regrouping
Jumlah tenaga pengajar yang hanya lima orang dengan peserta didik tidak lebih dari 18 orang membuat SDN 7 Tianyar terancam di-regrouping
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Widyartha Suryawan
Ada beberapa faktor penyebab SDN 7 Tianyar kesulitan mendapat peserta didik baru di antaranya populasi penduduk di Tianyar tidak banyak sehingga peserta didik barunya pun sedikit.
Faktor lainnya, jarak antara beberapa sekolah berdekatan sehingga masing-masing sekolah bersaing merekrut siswa baru.
Disdikpora Upayakan Isi Kekosongan
Kepala Disdikpora Karangasem, Gusti Ngurah Kartika membenarkan bahwa SDN 7 Tianyar kekurangan tenaga pengajar sejak tahun lalu.
Apabila ada anggaran, Disdikpora akan berupaya untuk mengisi kekosongan melalui rekrutmen guru kontrak.
"Nanti kita akan rapatkan lebih dulu," jelas Gusti Kartika.
Pejabat asal Kecamatan Sidemen itu mengaku hampir sebagian SD di Karangasem kekurangan tenaga pengajar karena jumlah PNS sedikit. Tapi ada beberapa sekolah yang kelebihan dua sampai tiga guru.
Pihaknya berjanji akan memprioritaskan SDN 7 sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan lancar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/siswa-sdn-7-tianyar-kecamatan-kubu.jpg)