Dari 246 LPK di Bali, Hanya 15 yang Punya Izin Pemberangkatan ke Luar Negeri

Menurutnya, saat ini Di Bali terdapat sebanyak 246 LPK swasta yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

Dari 246 LPK di Bali, Hanya 15 yang Punya Izin Pemberangkatan ke Luar Negeri
Thinkstock
Ilustrasi TKI 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Saat ini banyak masyarakat Bali, terutama anak muda, yang tertarik untuk bekerja atau magang ke luar negeri.

Biasanya keberangkatan mereka bekerja ke luar negeri difasilitasi oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta atau Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Denpasar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker ESDM) Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda mengatakan, keberadaan LPK di Bali saat ini memang lumayan banyak.

Menurutnya, saat ini Di Bali terdapat sebanyak 246 LPK swasta yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

Meski keberadaan LPK swasta di Bali cukup banyak dan menyentuh angka ratusan, namun hanya 15 LPK swasta yang mempunyai izin dalam memberangkatkan tenaga kerja ke luar negeri.

"Yang punya izin pemagangan ke luar negeri cuma ini saja lima belas," kata Arda menunjukkan datanya kepada Tribun Bali saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/8/2019).

LPK swasta itu diantaranya LPJ Bali, Sakura Artha Bhuwana, Ganesha Karya Abadi, Salunglung Sabayantaka dan Darma yang terletak di Kota Denpasar.

Selain itu juga ada LPK Bistra Kensu Senta, Lintas Negeri, Japan Indonesia Asaori di Kabupaten Jembrana.

Di Kabupaten Bangli terdapat LPK Yayasan Dwipahara, Bulan Palapa Bali, dan Hishou Universal Style.

Masih ada LPK Duta Sahaya di Kabupaten Tabanan, Terakoya di Kabupaten Badung, Yayasan Dwipayana Cipta Karya di Kabupaten Gianyar dan Word Training Center di Karangasem.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved