Yuniawati Ditemukan Tewas di Penginapan Teduh Ayu, Suami Datangi Orang Pintar
Ni Putu Yuniawati ditemukan tidak bernyawa di kamar nomor 8 penginapan Teduh Ayu, Jalan Kebo Iwa Utara, Padang Sambian Kaja, Denpasar Barat.
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Widyartha Suryawan
Petugas kaget melihat mulut korban dibekap dengan handuk dan terdapat bercak darah yang keluar dari mulutnya.
Ternyata Ni Putu Yuniawati sudah tidak bernyawa. Petugas hotel pun melaporkan ke pihak kepolisian.
Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Haji Andi Muhamad Nurul Yaqin belum menyebut penyebab kematian Yuniawati.
"Masih dilakukan penyelidikan oleh tim gabungan untuk menjawab, apakah itu memang pembunuhan atau meninggal karena sakit," tambahnya.
Menurut keterangan saksi mata, korban datang bersama laki-laki yang diperkirakan berusia 40 tahun.
Laki-laki itu berperawakan kurus, memakai sandal, baju kaus abu-abu, celana kain abu-abu, lengan kanan penuh tato, dan bicara dalam bahasa Indonesia.
Saksi lainnya I Wayan Budiarta melihat mobil Avanza warna putih di parkiran penginapan, namun tidak ingat nomor platnya. Dia hanya melihat ada stiker Transformer di pintu belakang sebelah kanan.
Datangi Orang Pintar
Nyoman Sugita, suami Ni Putu Yuniawati mendengar kabar duka dari pihak kepolisian pada Selasa (6/8/2019) pukul 11.00 Wita.
Polisi mendatangi rumah Nyoman Sugita di Banjar Kaja, Serangan, Denpasar, Bali.
Ia kaget mendengar kabar tersebut. Apalagi kematian istrinya terkesan tidak wajar.
"Saya dapat informasi juga katanya begitu (dibunuh) tapi karena bukti yang belum kuat saya cari orang pintar," katanya.
"Saya tanya orang pintar, istri saya bilang dia dipukul, dibanting, sama disekap. Saya sempat lihat di kamar jenazah itu memang ada darah di hidungnya atau lebamlah di wajahnya," ucap Sugita.
"Itu kata orang pintar, percaya dan tidak percaya ya, tetapi kenyataannya seperti itu, dia bilang di sininya sakit, di situnya sakit," tambahnya.
Anak korban, Pande Aditya (19) mengutarakan hal serupa.
Hanya saja saat ditanya soal pelaku, Aditya mengatakan ibunya tidak bisa mengungkapkan.
"Ibu gak bisa bilang siapa pelakunya, jadi kayak mau ngomong tapi kecekik gitu, jadi susah bilangnya," jelas Aditya.
Kasus ini masih diproses kepolisian. Sugita menunggu kepastian siapa pelaku yang menghabisi nyawa istrinya. (riz/fir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/infografis-insert-foto-korban-semasa-hidup.jpg)