Sanca Batik 2 Meter Masuk Rumah Saat Sandikala di Renon

Ular sanca kembali masuk rumah warga. Kali ini terjadi saat sandikala atau saat waktu pergantian siang menjadi malam.

Sanca Batik 2 Meter Masuk Rumah Saat Sandikala di Renon
Foto BPBD Kota Denpasar
Crew penangkap ular BPBD Kota Denpasar saat menangkap ular yang masuk pekarangan warga, Senin (12/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Ular sanca kembali masuk rumah warga.

Kali ini terjadi saat sandikala atau saat waktu pergantian siang menjadi malam.

Kejadian ini terjadi di Jalan Tukad Yeh Penet No.23, Renon, Denpasar Selatan pada Senin (12/8/2019) pukul 18.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang didapat dari BPBD Kota Denpasar, rumah ini milik Ni Ketut Murdi.

Diketahui ular sanca batik ini memiliki panjang kurang lebih 2 meter.

Jika terjadi kegawatdaruratan bisa menghubungi BPBD Kota Denpasar di 0361 223333 / 112.

Sekretaris BPBD Kota Denpasar, Ardy Ganggas mengatakan kru penangkap ular ini tak mendapat pelatihan secara khusus.

Mereka hanya diberikan informasi umum terkait binatang berbisa.

"Pelatihan secara khusus tidak dilakukan, tapi diberikan info umum terkait binatang berbisa," kata Ardy.

Dalam bertugas, petugas dibekali dengan alat-alat penangkap ular seperti penjepit ular, lakban, dan karung.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved