Teco Khawatir Poin Hilang, Empat Pemain Bali United Segera Gabung Timnas Senior
Empat punggawa Bali United langsung meninggalkan tim dari Madura usai laga Bali United kontra Madura United FC, Selasa (20/8/2019)
Penulis: Marianus Seran | Editor: Widyartha Suryawan
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Empat punggawa Bali United langsung meninggalkan tim dari Madura usai laga Bali United kontra Madura United FC, Selasa (20/8/2019).
Adalah Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, Ricky Fajrin dan Andhika Wijaya. Keempat pemain tersebut bergabung dengan Timnas Indonesia senior asuhan Simon MCmenemy.
Keempat pemain masuk 24 skuat yang dipersiapkan laga Indonesia menghadapi Malaysia dan Thailand dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia putaran ketiga pada 5 dan 10 September 2019 di Gelora Bung Karno Jakarta.
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco mewanti-wanti situasi ini akan berdampak pada kehilangan poin timnya dalam empat laga big match.
“Sekarang kita hilang empat pemain dalam empat laga. Di empat laga ini banyak poin di situ. Dan bisa masalah bagi tim jika seperti kami tim yang memberikan banyak pemain ke Timnas,” tegas Coach Teco, Senin (19/8/2019).
Menurut dia, memberikan empat pemain ke Timnas senior, termasuk jumlah yang cukup banyak. Dibanding klub yang hanya menyumbang satu atau dua pemain.
“Saya pikir empat pemain jumlahnya cukup banyak, karena ada tim yang memberikan satu atau dua pemain, ya masih oke. Apapun keputusan PSSI saya sebagai pelatih harus respect. Saya ingin negara ini punya prestasi juga,” tegas Coach Teco.
Coach Teco mengatakan, telah berdiskusi bersama manajemen Bali United terkait kepergian empat pemain ini. Namun, pihak klub dan tim pelatih juga ingin membantu negara ini.
Disinggung mengenai saran agar Liga I Indonesia 2019 dihentikan sementara saat FIFA Match Day, Coach Teco mengaku hal itu tentu butuh diskusi lagi bersama manajemen dan federasi.
“Pasti kita sudah bicara ini sama manajemen, tapi pertama kita juga mau membantu negara, buat Timnas bisa juga pilih pemain terbaik. Kami juga ingin supaya pemain juga bisa berprestasi jika membela Timnas,” jelasnya.
Coach Teco memberikan masukan agar laga Timnas Indonesia tidak bersamaan dengan laga di Liga I Indonesia 2019.
“Masalahnya seperti tahun lalu, Timnas bermain di kompetisi resmi, kita (klub) juga bermain di kompetisi resmi (Liga I Indonesia). Tapi semua bergantung PSSI dan manajemen klub, harus ada yang pembicaraan dengan PSSI (terkait hal ini),” ujar Coach Teco.
Master Analisa Kekuatan Tim Lawan
Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco, termasuk pelatih yang sudah lama di Indonesia. Karir awal di Indonesia dimulai dari pelatih fisik Persebaya Surabaya.
Setelah itu, ia terbang ke Thailand dan beberapa negara tetangga untuk menguji taktik di sana sebagai pelatih. Sebelumnya, Coach Teco punya pengalaman di Brasil, negara Timor Tengah, dan Amerika.
Perjalanannya membuat dirinya memiliki pengalaman menganalisa kekuatan tim lawan. Hal itu terlihat saat dirinya membawa Persija Jakarta juara Liga I Indonesia 2018.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/empat-pemain-bali-united-segera-bergabung-dengan-timnas-indonesia-senior.jpg)