Terdampar di Pantai Penimbangan Ini Potret Bangkai Paus Pilot yang Mati Penuh Luka, Segera Dibedah
Selanjutnya diinformasikan ke Jurusan Perikanan dan Kelautan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja untuk proses penyelidikan.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Rizki Laelani
Terdampar di Pantai Penimbangan Ini Potret Bangkai Paus Pilot yang Mati Penuh Luka, Segera Dibedah
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Bangkai paus jenis pilot ditemukan terdampar di Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, sekira pukul 06.00 wita, Jumat (23/8/2019).
Banyak luka ditemukan pada tubuh paus yang diperkirakan berusia 30 tahun ini.
Diperkirakan bangkai paus ini, mati dua hari lalu, dan ditemukan sejumlah anggota Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Penimbangan Lestari.
Selanjutnya diinformasikan ke Jurusan Perikanan dan Kelautan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja untuk proses penyelidikan.
Dosen Jurusan Perikanan Kelautan Undiksha, Gede Iwan Setiabudi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan luar, ditemukan delapan luka ditubuh paus tersebut.
• 20 ABK KM Mina Sejati Tewas Dibantai Saat Sedang Tertidur, 3 Pelaku Langsung Menceburkan Diri
• Datang di Pelatihan, Yaqut Cholil Qoumas Suntik Kader Ansor dan Banser Bali Seperti Ini
Sementara panjangnya mencapai 2.39 meter, dan berat 100 kilogram. Jika dilihat dari bentuknya yang cenderung bulat, maka luka-luka tersebut diperkirakan akibat dimakan ikan predator.
"Dilihat dari kondisi fisiknya, diperkirakan mati sekitar dua hari yang lalu. Lukanya itu cenderung bulat, sehingga diduga akibat dimakan oleh ikan," jelasnya.
Iwan belum mengetahui terkait penyebab pasti matinya paus tersebut.
Saat ini pihaknya masih menunggu tim kedokteran hewan dari Universitas Udayana untuk melakukan nekropsi (bedah). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/paus-pilot-buleleng.jpg)