Polisi Kesulitan Cari Pembanding DNA, Identitas Mayat Dalam Kardus Masih Misterius
Polisi Kesulitan Cari Pembanding DNA, Identitas Mayat Dalam Kardus Masih Misterius
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Suasana di areal penemuan mayat kardus di Banjar Megati Kelod, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, tampak sepi, Minggu (1/9/2019).
Garis polisi yang sempat dipasang juga saat ini sudah dilepas.
Namun, identitas mayat tersebut masih belum bisa diungkap meskipun hasil labfor sudah keluar.
• Kisah Janda Muda: Tinggal di Bali, Minta Dihamili Bule Beristri, Lahir Anak Kembar
Polisi mengaku kesulitan mencari penyanding DNA karena belum ada yang melapor kehilangan.
Menurut Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu I Made Budiarta, pengungkapan mayat dalam kardus saat ini masih terus dilakukan.
Hanya saja belum membuahkan hasil karena belum adanya laporan kehilangan ke polisi.
• Ani Yudhoyono Datang Dalam Mimpi Rasyid: Salam untuk Dara ya, Memo Bilang Iya Nanti Memo Sampein
"Saat ini masih terus penyelidikan, hingga kini belum ada laporan orang hilang," ujarnya, Minggu (1/9/2019).
Budiarta melanjutkan, belum terungkapnya kasus tersebut lantaran identitasnya harus diketahui agar mengetahui asal usulnya.
"Hingga kini belum ada laporan itu. Orang yang dibilang hilang tempo hari, warga Filipina itu tidak ada tindaklanjutnya, tidak begitu getol mereka," katanya.
• Sembilan Hari Tak Keluar Kamar, Pria yang Kerap Dipanggil Jendral Tewas di Kamar Kos Sanur
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP I Made Pramasetia menyatakan hasil labfor sudah keluar Rabu (21/8/2019) lalu.
Hanya saja, terkait hasil DNA masih belum ada penyandingnya.
Sehingga hal itu belum bisa mengungkap identitas dari mayat tersebut.
• Janda Asal Jakarta Ditangkap di Jalan Raya Kerobokan, Polisi Berhasil Tangkap Tangan
"Untuk hasil labfor sudah keluar. Yakni untuk DNA dan pemeriksaan barang. Sementara untuk DNA belum ada pembandingnya. Jadi belum ada petunjuk yang signifikan," kata AKP Pramasetia.
Dia melanjutkan, sehingga kendala utama untuk mengungkap identitas mayat tersebut adalah belum adanya warga yang melapor.
Sehingga, polisi kesulitan mengidentifikasi.
"Tapi kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/aparat-polres-madiun-sementara-melakukan-olah-tempat-kejadian.jpg)