Perluas Penerbangan ke Wilayah Timur, Batik Air Resmi Buka Rute Denpasar-Labuan Bajo

Maskapai Batik Air kembali membuka penerbangan baru dan kali ini penerbangan diperluas ke wilayah Timur.

Perluas Penerbangan ke Wilayah Timur, Batik Air Resmi Buka Rute Denpasar-Labuan Bajo
Corporate Communications Lion Air Group
Inaugural flight ditandai secara simbolis pengalungan bunga khas kepada lima tamu Batik Air 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur ArifinTRIBUN BALI.COM, MANGUPURA – Maskapai Batik Air kembali membuka penerbangan baru dan kali ini penerbangan diperluas ke wilayah Timur.

Jumat 6 September 2019 kemarin telah diresmikan penerbangan pertama dari Denpasar, Bali menuju Labuan Bajo, Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Pembukaan layanan domestik dihadirkan kepada seluruh tamu yang bertepatan dengan momentum Hari Pelanggan Nasional.

Rute yang dilayani secara langsung Denpasar – Labuan Bajo sebagai kelanjutan dari kesuksesan rute Batik Air dari Pulau Komodo ke Surabaya melalui Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur dan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Inaugural flight ditandai secara simbolis pengalungan bunga khas kepada lima tamu. Batik Air membawa 142 tamu dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali bernomor ID-6331.

Terapkan Gerakan Batik, Badung Telah Kurangi 921 Ton Plastik Per Tahun

UPDATE Rencana Bandara Bali Utara, Jalur ke Bandara akan Diusulkan dari Arah Bangli

Pesawat mengudara pada 11.35 Wita dan mendarat mulus di Bandar Udara Komodo, Pulau Komodo pukul 12.35 Wita.

Untuk penerbangan perdana dari Labuan Bajo ke Denpasar dimulai pemberian cinderamata berupa kain lokal bagi lima penumpang.

Pesawat bernomor ID-6330 berangkat pada 13.15 Wita dan tiba di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai sesuai jadwal pukul 14.15 Wita dengan menerbangkan 144 penumpang.

Dalam menambah pengalaman perjalanan setiap penumpang, penerbangan Batik Air rute Denpasar – Labuan Bajo – Denpasar dioperasikan menggunakan pesawat generasi modern Airbus A320-200CEO, yang mempunyai tata letak 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi.

“Harapan utama, yakni memberikan nilai tambah bagi setiap tamu dalam bepergian antara lain mempersingkat waktu, efektif dan mempermudah jaringan antar destinasi,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Capt. Achmad Luthfie, Sabtu (7/9/2019).

Capt. Luthfie menambahkan, penerbangan rute baru pergi pulang (PP) tersebut semakin meningkatkan layanan.

Sekaligus menunjukkan keseriusan Batik Air dalam mengakomodasi permintaan perjalanan udara guna mewujudkan mimpi setiap penumpang menjelajahi secara mudah ke Indonesia melalui Denpasar dan Labuan Bajo.

Petani Ini Kaget Lihat Ular Piton Dengan Perut Besar Terkulai Lemas, 1 Jam Kemudian Ini Yang Keluar

Jenazah Polisi Dewa Gede Dikubur di Bangli Sesuai Wasiat ke Istri

“Keunggulan lain dari jaringan Batik Air melalui Denpasar yaitu bisa mempermudah konektivitas masyarakat Manggarai Barat maupun sekitarnya menuju destinasi favorit lain,” imbuhnya.

Batik Air terbang ke lebih 45 destinasi domestik dan internasional ke Singapura, Chennai, India, Perth, Australia serta Guilin dan Kunming di Tiongkok, dengan frekuensi penerbangan mencapai lebih dari 350 per hari.

Sejalan langkah bisnis tersebut, Batik Air telah menerapkan tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance/ OTP) per hari. Saat ini, Batik Air mencatatkan rata-rata OTP 92.63 persen.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved