Seminggu Bekerja, Anggota DPRD Bali Ini Dapat Aduan untuk Beri Asuransi kepada Petani dan Peternak
Grace Anastasia Surya Widjaja merupakan salah satu dari 55 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali yang dilantik tujuh hari lalu
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Grace Anastasia Surya Widjaja merupakan salah satu dari 55 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali yang dilantik tujuh hari lalu, tepatnya Senin (2/9/2019).
Tepat seminggu bekerja sebagai wakil rakyat, wanita yang akrab disapa Grace ini sudah mulai menerima aduan atau aspirasi dari masyarakat.
Aspirasi atau aduan dari masyarakat tersebut ia fasilitasi di Ruang Fraksi Nasdem PSI Hanura DPRD Bali.
Ditemui di ruang fraksinya, Senin (9/9/2019) Grace mengatakan bahwa dirinya membuka kesempatan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi ini karena instruksi dari partainya, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Aspirasi ini akan Grace terima setiap Senin dari pukul 10.00 Wita hingga 12.00 Wita.
• Jauh Lebih Baik Punya JKN-KIS Sejak Lahir untuk Proteksi Masa Depan yang Sehat
• Bangunan Dapur Ludes Terbakar di Batu Kandik Nusa Penida, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 31 Juta
"Ini dari PSI yang memberikan instruksi untuk mengadakan pengaduan setiap Senin. Serentak di seluruh Indonesia," kata dia.
Saat hari pertama membuka aspirasi masyarakat ini, Grace telah menerima satu orang masyarakat.
Aspirasi itu yakni adanya usulan agar terdapat asuransi untuk petani dan peternak serta mengatasi masalah terkait biaya produksi yang tidak sebanding dengan nilai penjualan atau risiko gagal panen.
"Infonya sih sudah (pernah) disinggung di anggota dewan yang lalu," tutur Grace kepada Tribun Bali.
Grace juga berpandangan bahwa kondisi petani saat ini memang lebih banyak berusia tua atau 50 tahun ke atas.
Sementara generasi muda sudah sangat jarang mengambil profesi sebagai petani atau peternak.
Selain persoalan di bidang pertanian, masyarakat yang menyampaikan aduan tersebut juga berkeinginan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melakukan upaya dalam mengoptimalkan aset yang dimilikinya.
Pengoptimalan aset tersebut agar Pemprov Bali bisa memperbesar ruang fiskal atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga menjadi pemerintah daerah (pemda) yang lebih mandiri.
"Gitu aspirasi atau aduannya seperti itu," tuturnya.
• Walhi dan ForBali Edukasi Masyarakat Bahaya Tambang Pasir
• Ikan Banyak Didatangkan dari Jawa, Gede Indra Dorong Wirausaha Pemula Kembangkan Usaha Perikanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/anggota-dprd-bali-grace-anastasia-surya-widjaja.jpg)