Habis Menggigit Bisa Mati, Anjing 2,5 Bulan Terinfeksi Rabies di Gianyar
Biasanya tingkah lakunya berubah dari biasanya, apa yang ada di sekitarnya digigit. Kemudian dia inkoordinasi, kemudian habis menggigit bisa mati
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
“Kita akan terus memberikan informasi ke masyarakat agar paham dan mengerti. Terutama dalam memelihara anjing yang baik dan benar. Melakukan pemeliharaan kesehatan dengan vaksinasi. Anjing kecilpun sudah bisa terjangkit,” ujarnya.
• Kisah Suparman, Petugas Kebersihan TPS Sidakarya Yang Sering Makan Omelan Warga
• Hari Berkabung Nasional Wafatnya BJ Habibie, Sekretariat DPRD Bali Pasang Bendera Setengah Tiang
Terkait langkah yang akan dilakukannya di Desa Keramas, Gusti Riadi mengatakan, terlebih dahulu akan melakukan penyisiran anjing-anjing yang belum divaksinasi.
“Ketika ada anjing yang saat vaksinasi massal itu belum lahir, kita lakukan penyisiran untuk divaksin. Setelah vaksinasi, kita deteksi dua minggu selanjutnya, apakah dia ada respon atau tidak. Sementara yang terbukti positif rabies, akan langsung dieliminasi,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-anjing-rabies-1.jpg)