Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sudiasa, ODS yang Lukisannya Kini Dipamerkan di Rumah Berdaya Denpasar 

I Nyoman Sudiasa lahir 1974 dan berasal dari Desa Titap, Busungbiu, Buleleng. Pada awal bulan Mei tahun 2001, ia mengalami skizofrenia.

Tayang:
Tribun Bali/Putu Supartika
Seorang pengunjung sedang mengamati lukisan karya Nyoman Sudiasa 

Juga berisi beberapa kalimat ataupun kata-kata sesuai curahan hatinya.

Kurator pameran, Savitri Sastrawan mengatakan kecerdikan Sudiasa memakai elemen-elemen dan menjadikannya simboI-simbol tertentu sungguh menjadi cerminan akan keadaan diri seorang manusla.

"Adanya elemen wajah saja, sudah langsung mencerminkan seorang manusia," katanya.

Dalam karyanya ini menurutnya Sudiasa telah dibimbing untuk menekuni corak atau style melukis wajah beserta elemen-elemen wajah tersebut.

Ekspresi dalam lukisan Sudiasa sangat beragam dan sering menarik perhatian.

Terdapat dekonstruksi dan penggabungan bentuk Iagi, seakan adanya bentuk surealisme ala Salvador Dali dan kubisme ala Pablo Picasso di dalamnya.

Kisah Suparman, Petugas Kebersihan TPS Sidakarya Yang Sering Makan Omelan Warga

"Ada yang bentuknya mengkombinasi wajah yang ketawa marah sedih dan memunculkan sebuah sisi di ujung lukisan yang menjadi simbol dari kebersihan," katanya.

Ia menambahkan, "Adapun pohon terbentuk di hidung yang berhubungan dengan kehidupan. Atau adanya banyak mulut tetapi satu telinga di satu lukisan, menggambarkan seseorang yang kebanyakan berbicara tetapi tidak melakukannya, namun juga tidak mendengar dengan baik maka telinganya hanya satu. Ada pula keadaan seorang yang menangis terus-menerus yang dilihat Pak Nyoman jika tangisan air matanya itu dikumpulkan bisa menjadi kolam untuk ikan nantinya." (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved