Status Gender Bukan Halangan bagi Mereka untuk Duduki Posisi Strategis di Hotel Ini
Sebagai pemimpin global dalam bidang perhotelan, Hyatt telah lama membangun budaya di mana semua orang dirangkul dan dihargai tanpa memandang siapapun
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Memiliki tim yang beragam adalah salah satu kunci sukses.
Sebagai pemimpin global dalam bidang perhotelan, Hyatt telah lama membangun budaya di mana semua orang dirangkul dan dihargai tanpa memandang siapapun mereka.
Pada tahun 2018, hotel Hyatt meraih peringkat nomor 6 sebagai Great Places to Work dan termasuk dalam Best Employer for Women versi majalah Fortune.
Hyatt Regency Bali mempekerjakan tim yang beragam dari berbagai usia, ras, dan latar belakang karier.
“Jajaran Direktur kami terdiri dari tiga perempuan, sebuah prestasi unik di Bali dan Indonesia. Setahu saya tidak banyak hotel di Bali dan Indonesia yang memiliki hal yang sama seperti di Hyatt,” ungkap Public Relation Manager Hyatt Regency Bali, Bulan Bharata, Selasa (18/9/2019) saat ditemui tribunbali.com.
• Bule Ini Nikahi Gadis Indonesia Yang Akhirnya Menjadikan Hidupnya Hancur, Begini Ceritanya
• Gusi Berdarah Ketika Sikat Gigi? Waspada Bisa Jadi Gejala Leukemia, Diabetes Dan Penyakit Berbahaya
Terdapat tiga wanita di Hyatt Regency yang menempati posisi strategis, di antaranya Director of Rooms Yessy Oktaviana, Executive Chef Nadine Waechter-Moreno dan Director of HR Ira Puspitasari.
“Ibu Yessy, Ibu Ira dan Chef Nadine hanyalah segelintir wanita yang memegang peran kunci di hotel kami,” jelas Bulan.
Director of Rooms, Yessy Oktaviana memulai perjalanannya di dunia perhotelan 13 tahun yang lalu sebagai resepsionis di Hotel Hard Rock, Kuta.
Setelah 4 tahun, ia bergabung sebagai tim pre-opening di Hotel W Seminyak di departemen Front Office hingga akhirnya menjadi Director of Rooms pada tahun 2017.
Berasal dari Bali, Yessy memimpin tim yang terdiri dari 235 orang, dari housekeeping hingga security.
Yessy tergolong baru di Hyatt, akan tetapi Director of Human Resources dan Executive Chef kami adalah ‘veteran’ Hyatt.
Sementara Ibu Ira Puspitasari bergabung dengan Grand Hyatt Bali sejak tahun 2008 sebagai Director of HR setelah bekerja dengan Karma Group, Melia dan hotel Discovery Kartika Plaza.
• Kisah RR Istiati Wulandari Menurunkan Hujan, Harus Minum Banyak Air dan Diam dalam Kamar
• Basarnas Bali Gelar Latihan SAR Daerah Selama 2 Hari, Ini Fokus Latihannya
Sering dijuluki sebagai "Ibu" dari hotel, sejak tahun lalu Ibu Ira berperan sebagai Cluster Director of HR di mana ia bertanggung jawab atas kedua hotel Hyatt di Bali.
Lahir di Yogyakarta dan menempuh pendidikan di Austria, Ibu Ira dan timnya bertanggung jawab atas hampir 1.300 associates dari Grand Hyatt Bali dan Hyatt Regency Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/director-of-rooms-executive-chef-dan-director-of-hr.jpg)