Menaklukkan Lilitan Ular Piton hingga Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular Berbisa
Berbicara ular, banyak jenisnya mulai dari yang tidak berbisa hingga berbisa. Lalu bagaimana cara menangani serangan ular?
Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Saiful Rohim
(Foto ilustrasi, tidak terkait berita) Warga bersama RAPI Lokal Kecamatan Bebandem menangkap ular piton sepanjang 3.5 sampai 4 meteran, Sabtu (19/1/2019). Menaklukkan Lilitan Ular Piton hingga Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular Berbisa
Sementara itu, gigitan yang paling berbahaya terjadi jika ular mengigit kepala.
Sehingga dia mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan.
"Safety yang utama. Kalau ke tegalan pakai sepatu boot dan lindungi kepala dengan topi, karena ular hijau biasanya ada di atas. Karena yang sulit menangani gigitan di kepala," katanya.
Adi juga mengatakan bahwa anak ular kobra bisanya lebih berbahaya ketimbang ular kobra dewasa.
"Kalau kobra masih bayi bisanya berbahaya karena belum pernah diinjeks dan risikonya lebih besar. Karena ibaratnya bisanya masih perawan. Penanganannya jika dipatuk tetap diikat, jangan panik, dan jangan bergerak lalu bawa ke rumah sakit," katanya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/warga-bersama-rapi-lokal-kecamatan-bebandem-menangkap-ular-piton.jpg)