Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

TMMD Pangkas Anggaran Hingga Rp 900 Juta, Proyek Jembatan dan Jalan di Desa Bongan Tabanan

Kodim 1619/Tabanan saat ini sedang mengerjakan pembangunan akses jalan dan jembatan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa

Tayang:
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
Kodim 1619/Tabanan
Kondisi pembangunan jembatan penghubung Desa Bongan dan Desa Gubug, Tabanan, Bali. TMMD Pangkas Anggaran Hingga Rp 900 Juta, Proyek Jembatan dan Jalan di Desa Bongan Tabanan 

TMMD Pangkas Anggaran Hingga Rp 900 Juta, Proyek Jembatan dan Jalan di Desa Bongan Tabanan

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kodim 1619/Tabanan saat ini sedang mengerjakan pembangunan akses jalan dan jembatan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa di Desa Bongan, Tabanan, Bali.

Pembangunan yang sudah dikerjakan sejak tiga bulan lalu ini progresnya sudah mencapai 75 persen.

Dan ditarget dalam beberapa minggu akan selesai, sehingga akses jalan dan jembatan untuk masyarakat dari Desa Gubug menuju Desa Bongan bisa digunakan.

Ada yang perlu diperhatikan dalam proses pengerjaan proyek ini, yakni dari segi anggaran.

Dimana, pembuatan akses jalan dan jembatan dengan cara swakelola ini hanya menelan anggaran Rp 1,2 miliar saja.

Berbeda jauh dengan anggaran yang dihabiskan jika menggunakan rekanan yakni Rp 2,1 miliar.

Sumbernya adalah dari APBD Tabanan, dan Kodim 1619/Tabanan menerima bantuan berupa material.

Artinya, program ini bisa memangkas Rp 900 Juta untuk proyek jalan dan jembatan.

Menurut data yang diperoleh, selama tiga bulan pengerjaan sudah mencapai 75 persen.

Rinciannya adalah pemasangan untuk besi/ulat besi 25 mm dan perakitan besi 22 mm sudah mencapai 100 persen.

Pengerjaan blok papan samping kiri dan kanan jembatan baru mencapai 67 persen.

Nanti ketika kegiatan TMMD, yang akan dibuka tanggal 2 Oktober 2019 mendatang, hanya pengerjaan melengkapi jembatan, jalan dan senderan.

Dan sekarang sudah dalam proses persiapan betonisasi untuk pengecoran jalan.

"Kita menerima berupa material dari Pemkab Tabanan untuk selanjutnya dikerjakan. Dan pengerjaan dengan swakelola ini tentunya lebih hemat Rp 900 juta dari yang biasanya menggunakan hitungan rekanan menelan anggaran Rp 2,1 miliar menjadi hanya Rp 1,2 miliar saja," ujar Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Toni Sri Hartanto, Kamis (19/9/2019).

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved