Cici Panda: Kita harus Tetap Belajar dan Mencari informasi tentang MPASI
Cici Panda: Kita harus Tetap Belajar dan Mencari informasi tentang MPASI
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Veronica Felicia Kumala atau akrab disapa Cici Panda kini telah memiliki dua anak.
Anak keduanya ini lahir pada 15 November 2018 dan diberinama Kamala Madeline Pandrya pun diajak dalam acara parenting club dengan tema Tahapan Makanan Pendamping ASI ( MPASI) untuk si Kecil yang diadakan di Nilo Coffee Denpasar, Rabu (25/9/2019) sore.
Menurutnya Cici Panda MPASI anaknya yang kedua ini setelah terakhir 8 tahun lalu memberikan MPASI kepada anak pertamanya.
Menurutnya harus tetap belajar dan mencari informasi karena setiap tahun pasti ada aja informasi baru.
“Kita harus tetap belajar dan terus mencari informasi tentang MPASI karena setiap tahun pasti ada aja perkembangan atau informasi baru,” ucap Cici Panda.
Ia mencontohkan pada anak pertamanya dimana harus memulai MPASI dengan menu tunggal tapi sekarang 8 tahun kemudian.
“8 tahun kemudian saya dikasih sekarang jangan dikasih menu tunggal. Harus menunya 4 bintang supaya anaknya lebih mendapatkan gizi,” imbuhnya.
Ia menambahkan kuncinya adalah selalu cari informasi yang jelas dari sumber informasi yang benar seperti dalam acara parenting club yang diadakan mothercare ini.
Dr. Agustina Santi, MSc, SpA, IBCLC. mengatakan dari berbagai banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting, pemberian komposisi MPASI yang buruk menjadi faktor utama.
Kebutuhan energi dan nutrisi anak hingga usia 6 bulan dapat tercukupi oleh pemberian susu maupun ASI saja.
Namun setelah itu anak memerlukan energi tambahan yang mengandung Makronutrien seperti karbohidrat, protein dan lemak serta Mikronutrien seperti zat besi, seng dan vitamin A.
“Mulailah memberikan MPASI ketika si kecil sudah dapat duduk dengan leher tegak dan mengangkat kepalanya sendiri tanpa memerlukan bantuan,” paparnya.
Menunjukkan ketertarikan terhadap makanan bisa juga dijadian acuan si kecil sudah bisa diberikan MPASI atau belum.
Tanda lain yang dapat dilihat apakah si kecil memerlukan MPASI adalah ketika si kecil gelisah dan tidak tenang walaupun sudah diberikan susu atau ASI secara rutin.
Tahapan pemberian MPASI berbeda disetiap perkembangan usia anak.