Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ketut Jati Berharap Pasar Anyar Sari Segera Rampung, Pembangunan Dikebut Hingga Desember

Ketut Jati Berharap Pasar Anyar Sari Segera Rampung, Pembangunan Dikebut Hingga Desember

Penulis: eurazmy | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/M Ulul Azmy
Sejumlah pekerja sedang mengerjakan tahap pertama pembangunan dasar bangunan blok 2 Pasar Anyar Sari, Denpasar, Bali, Rabu (25/9/2019). Pasar Anyar Sari mengalamj kebakaran pada 2018 silam. Ketut Jati Berharap Pasar Anyar Sari Segera Rampung, Pembangunan Dikebut Hingga Desember 

Ketut Jati Berharap Pasar Anyar Sari Segera Rampung, Pembangunan Dikebut Hingga Desember

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Genap setahun para pedagang Pasar Anyar Sari atau yang lebih dikenal dengan Pasar Batu Kandik di Jalan Gunung Galunggung, Denpasar Barat, Bali, tak kunjung mendapatkan tempat berdagang baru.

Selama ini, per 11 Agustus 2018 silam seusai kejadian kebakaran yang menimpa 108 kios di blok 1 dan 2, sejumlah pedagang masih menempati tempat relokasi sementara yang terbuat dari bambu.

Seorang pedagang jaje upakara, Ketut Jati mengungkapkan sudah menempati tempat relokasi sementara ini selama setahun persis setelah kejadian kebakaran.

Ia mengaku dari ratusan pedagang yang terkena musibah, hanya sekitar 4-5 pedagang saja yang menempati lapak relokasi.

''Beberapa ada yang milih jualan di bawah (blok 1), ada juga yang milih berhenti jualan. Kalo bicara ngaruh ke dagangan ya gak mesti, namanya juga jualan, kadang sepi, kadang rame,'' katanya kepada Tribun Bali, Rabu (25/9/2019).

Sebab itu, ia berharap agar nantinya pembangunan blok 2 Pasar Anyar Sari ini bisa selesai tepat waktu.

Sehingga ia bersama istrinya dan pembeli bisa lebih nyaman melakukan aktivitas jual beli.

''Kita tinggal nunggu aja nanti. Doakan semoga lancar-lancar saja. Otomatis nanti kan semua pindah ke situ,'' ujarnya.

Terpisah, Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata juga berharap kepada pihak pengembang untuk bisa menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan sesuai dengan standar.

Sesuai rencana, pembangunan pasar ini dilangsungkan selama 100 hari ditarget selesai hingga 20 Desember 2019.

Untuk saat ini, kata dia, progres pembangunan Pasar Anyar Sari baru sebatas lima persen.

''Dimulai sejak per 12 September 2019, masih dalam tahap pengerjaan dasar struktur bangunan dan slop beton keliling,'' ungkapnya dikonformasi Tribun Bali, Rabu (25/9/2019).

Proyek pembangunan yang dikerjakan PT Narendra Putra Dewata ini didapat dari Dana Tugas Pembantuan Tahun 2019 mencapai Rp 4 miliar.

Kompyang mengakui, pihaknya baru bisa merealisasikan dana renovasi pasca setahun kejadian kebakaran.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved