Bangunan Penyimpanan Alat Upakara Terbakar, Diduga Akibat Dupa Sisa Sembahyang
Bangunan gedong penyimpanan milik Made Putra hangus terbakar, kerugian diperkirakan Rp 100 juta
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Irma Budiarti
"Sebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara karena kain tersulut api dari dupa. Pemilik rumah sempat melakukan sembahyang dengan dupa sekitar pukul 22.00 Wita, sebelum kejadian," ungkap AKP I Nyoman Wiranata, Sabtu (28/9/2019).
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Nyoman Tari mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran.
Kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta.
Barang seperti pengange, perhiasan emas, arca, hangus terbakar.
"Korban jiwa dan luka-luka tak ada. Hanya kerugian materiil sekitar Rp 100 juta," tambah Tari, mantan Kepala Kepegawaian dan Dinas Lingkungan Hidup ini.
Nyoman Tari, pejabat asal Kecamatan Kubu, mengimbau warga agar waspada mengingat masih musim kemarau.
Seperti melarang membakar sampah sembarangan, sehingga kasus kebakaran di Karangasem bisa ditekan.
Pihaknya berharap warga bisa mengikuti imbauan dari dinas terkait.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-pemadam-kebakaran-dibantu-warga-memadamkan-kobaran-api.jpg)