Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Diduga Sopir Mengantuk, Pick Up Tabrak Penyengker hingga Nyangkut

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 01.00 dini hari itu sempat mengagetkan warga setempat, pasalnya mobil pick up sampai nyangkut di tembok penyengker.

Tayang:
Humas Polres Badung
Mobil pick up yang kecelakaan menabrak penyengker pelinggih, hingga mobilnya ngangsut, Sabtu (28/9/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Hukum Polres Badung, Sabtu (28/9/2019).

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 01.00 dini hari itu sempat mengagetkan warga setempat, pasalnya mobil pick up sampai nyangkut di tembok penyengker.

Informasi yang didapat di lapangan, bahwa mobil pick up dengan plat nomor DK 9654 BU itu mengarah dari arah utara menuju ke selatan.

Mobil yang dikendarai Yahya Bani (32), asal Rimba Beringin, Tapung Hulu Kupang itu usai mengirim ikan ke Pasar Gunung Agung.

Usai mengirim ikan, si sopir ke rumah saudaranya yang lokasinya di wilayah Mengwi, Badung.

Mengapa Manusia Punya 10 Jari Tangan? Ini Faktanya

Mahfud MD Ceritakan Soal Jokowi Yang Berubah Pikiran Terkait RUU KPK

Saat hendak pulang, tiba-tiba terjadilah kecelakaan dengan menabrak tembok pelinggih yang lokasinya di depan Banjar Delod Bale Agung, Mengwi.

Kanit Laka Polres Badung, Iptu I Made Sujana saat ditemui di Polres Badung, membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya mengatakan, kejadian itu terjadi karena si sopir menghindari mobil yang berpapasan dengannya.

“Jadi pengakuan si sopir, ia melaju dari arah utara menuju ke selatan. Sesampainya di TKP, ia menghindari mobil yang dari selatan. Sehingga setir menggahar ke kiri dan menabrak penyengker pelinggih,” katanya sembari mengatakan, kondisi sopir baik-baik saja.

Pihaknya menduga, si sopir dalam kondisi mengantuk, sehingga terkejut saat berpapasan dengan mobil yang berlawanan arah.

Hibah Pasar Badung Belum Turun, Dewan Minta Jemput ke Jakarta

Kekeringan di TNBB Bali Barat, Kera Hitam Pun Tak Mampu Bertahan Hidup Karena Dehidrasi Berat

“Dia mengantuk lalu melihat mobilnya ke kanan, dan menghindari mobil dia banting setir ke kiri,” jelasnya.

Disinggung mengenai nyangkutnya mobil di penyengker, pihaknya mengatakan di sebelah kiri jalan posisi penyengker memang di bawah.

Sehingga mobil nyangkut di atas penyengker. “Ada jalan turun di sana. Jadi posisi pick up jatuh sehingga kondisinya di atas penyengker,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengatakan, kasus itu sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Dua TPA di Bali Rawan Kebakaran, Petugas Tak Boleh Angkut Sampah Sembarangan

Bahkan bos si sopir sudah melakukan penderekan mobil dan melakukan ganti rugi.

“Sudah selesai masalah itu, mereka selesaikan dengan kekeluargaan. Namun kami tetap imbau untuk masyarakat agar tetap berhati-hati,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved